Tokoh

Muji Setiyo, Dosen UM Magelang Raih 5 Hak Paten Sekaligus

MAGELANG - Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah memperoleh prestasi yang membanggakan. Berbagai karya salah satu dosen Mesin Otomotif Fakultas Teknik UM Magelang Dr. Muji Setiyo MT, diakui secara resmi oleh Pemerintah.

Lima karya yang dihasilkannya berhasil mendapatkan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM dalam jangka waktu hampir bersamaan. Kelima karya tersebut alat penyambung nepel tabung gas, alat pencampur gas untuk kendaraan berbahan bakar gas, alat pencampur gas dengan venturi sekunder untuk kendaraan berbahan bakar gas.

Selain itu, juga alat refrigerasi dari proses evaporasi LPG pada kendaraan berbahan bakar LPG, dan alat pengaturan saat pengapian pada kendaraan berbahan ganda. Untuk pencapaian tersebut, Muji merupakan satu-satunya dosen prodi mesin otomotif di Indonesia yang mendapatkan lima hak paten sekaligus dalam jangka waktu hampir bersamaan.

Bahkan, Muji tercatat sebagai pemegang tiga hak cipta. Saat ini masih ada empat karya lagi yang sudah didaftarkan paten dan sekarang dalam proses pemeriksaan substantif.

"Pencapaian yang diperoleh UM Magelang merupakan anugerah dan berkah di bulan Ramadhan," kata Rektor UM Magelang Ir. Eko Muh Widodo MT.

Tidak hanya dosen, secara kelembagaan UM Magelang juga baru saja menorehkan prestasi. Melalui Prodi Mesin Otomotif D3, UM Magelang berhasil meraih akreditasi “A”, setelah melalui visitasi akreditasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pencapaian tersebut menjadikan Mesin Otomotif D3 UM Magelang sebagai satu-satunya Prodi D3 Mesin Otomotif di Indonesia yang berhasil meraih akreditasi A.

Dengan demikian, UM Magelang kini memiliki dua prodi yang memiliki nilai akreditasi sangat baik atau A, selain Prodi S1 Hukum Ekonomi Syariah. Disamping itu, Program S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang juga divisitasi beberapa waktu lalu, berhasil mendapatkan akreditasi B. Pencapaian tersebut merupakan hasil yang sangat menggembirakan mengingat Program S2 MPI baru berdiri dua tahun lalu.

Alhamdulillah, doa serta kerja keras yang dilakukan oleh seluruh elemen yang berada di kampus diapresiasi oleh Allah SWT, dengan menganugerahkan hasil terbaik bagi kampus kami,” jelas rektor.

Sebelumnya, UM Magelang juga sudah berhasil meloloskan 41 proposal yang dikirim mahasiswa dalam PKM yang didanai Kemenristek Dikti tahun 2018. Hal tersebut menempatkan UM Magelang pada rangking ke-2 PTM se-Indonesia, rangking ke-2 PTS di wilayah Kopertis VI Jawa Tengah, rangking ke-3 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. UM Magelang juga menempati rangking ke-24 dari 430 PTN dan PTS se-Indonesia.

UM Magelang berupaya untuk mengejar target berupa akreditasi institusi “A” dengan melakukan berbagai upaya peningkatan pada berbagai indikator. Yakni, dibidang akademik, kemahasiswaan, SDM, serta sarana prasarana.

“Kami berharap pada penilaian akreditasi berikutnya UM Magelang dapat memperoleh akreditasi A,” jelasnya.

Apa Tanggapan Anda ?