SMK Muda memiliki Ruang Praktik Siswa (RPS) baru. Program ini merupakan bantuan dari Kemendikbud sebesar Rp 2,5 Miliar ini.

Daerah

SMK Muda Miliki Fasilitas Baru di Jurusan Teknika Kapal Penangkap Ikan

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, Kabupaten Magelang (SMK Muda) memiliki fasilitas baru. Sekolah baru saja meresmikan Ruang Praktik Siswa (RPS), yang merupakan realisasi dari bantuan Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Acara peresmian langsung didatangi Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang Drs H Jumari.

Bantuan dari Kemendikbud sebesar Rp 2,5 Miliar ini, diterima dalam 2 tahap, yaitu pada Agustus dan Desember 2016. Dana ini diserahterimakan langsung dari Kemendikbud ke perwakilan SMK Muda, dipimpin oleh Elfi Rusdiana Ekowati SPd. Dana bantuan tersebut digunakan untuk pembuatan ruang praktik dan pembelian alat praktik jurusan Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI).

“RPS dilengkapi berbagai alat praktik modern. Seperti motor diesel 4 tak dengan spesifikasi 78 HP dan 170 HP merk Yanmar, generator set, universal milling machine, dan lainnya. Ini sangat bermanfaat untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi siswa kami jurusan Teknika Kapal Penangkap Ikan,” ujar Elfi.

Dengan adanya penambahan fasilitas RPS dan alat praktik ini, diharapkan lulusan jurusan TKPI dapat menjadi profesional, mandiri dan berjiwa wirausaha. Serta mampu memanfaatkan peluang kerja di era globalisasi dengan dilandasi nilai – nilai Islami. Disamping itu, dengan adanya fasilitas ini, menjadikan jurusan TKPI satu – satunya jurusan di Kabupaten Magelang yang memiliki fasilitas lengkap dan modern.

Fasilitas ini menunjang sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan Uji Sertifikat Atkapin. Kedepannya, fasilitas ini dapat juga dimanfaatkan bagi siswa jurusan TKPI baik dari lingkungan internal Kabupaten Magelang maupun dari luar daerah.

Adapun SMK Muda merupakan salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Magelang milik perserikatan Muhammadiyah yang mengedepankan kedisiplinan dan pendidikan karakter bagi siswanya. Pengembangan diri siswa bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri. Itu sesuai minat dan bakat, sehingga kedepannya mampu menjadi pribadi yang mandiri dan siap kerja.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, mampu menjadikan SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan menjadi sekolah unggulan,” kata Elfi.

Apa Tanggapan Anda ?