Siswa SMAN 4 Magelang meraih juara 1 Lomba Cipta Puisi. Nisrina Nafisah Az-Zahra mampu menyingkirkan peserta lomba dari provinsi lain di Indonesia.

Nasional

Siswa dari Magelang Juarai Lomba Cipta Puisi


MAGELANG – Rangkaian Lomba Cipta Puisi yang diselenggarakan Artos Mall Magelang, Jawa Tengah sudah selesai. Karya yang terkumpul hampir mencapai 100 puisi. Mereka datang dari berbagai belahan pulau di nusantara.

Perwakilan siswa dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti lomba ini. Tercatat ada 11 provinsi, mulai dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan, Bali, dan masih banyak yang lain. Lomba Cipta Puisi itu mendapat animo cukup tinggi dari masyarakat. Sejak 20 Juli hingga 22 Agustus, teradapat 98 karya yang terkumpul dalam lomba ini.

Meskipun presentase peserta dari Magelang hanya mencapai 26 %, juara pertama diraih justru dari Magelang. Juara I diraih Nisrina Nafisah Az-Zahra SMAN 4 Magelang, juara II diraih Cokorda Istri Mega W dari SMAN 3 Denpasar, juara III diraih Gabriel Owin Pamungkas SMA Seminari Mertoyudan, Magelang.

Serta, juara favorit diraih Elvira Yenistika dari Banjarnegara. Para pemenang mendapat uang pembinaan senilai Rp 1.250.000 rupiah, piala, dan juga piagam penghargaan.

“Ada satu peserta terjauh yang berasal dari Bone, Sulawesi Selatan. Sedangkan dari Magelang sendiri, terdapat 26 karya yang masuk,” kata Public Relation Artos Mall Dian Indri.

Penjurian dilakukan tim yang terdiri dari beberapa pihak. Triman Laksana (penulisan Magelang & pegiat literasi nasional), Fahmia Nur (penulis dari sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada), dan Dian Indri (Public Relation Artos Mall). Penilaian meliputi kesesuaian tema, amanat, dan kreativitas. Dari tiga aspek tersebut, kreativitas mendapat bobot penilaian tertinggi.

Baca : Ayo Ramaikan Lomba Cipta Puisi Kemerdekaan

“Secara keseluruhan karya yang masuk cukup baik. Tapi kreativitas tetap paling diperhitungkan. Kreativitas disini diartikan sebagai metode penulisan. Penulis puisi dikatakan berhasil ketika ia mampu menulis puisi yang multitafsir,” jelas Triman Laksana, Ketua Tim Juri.

Sementara itu, Nisrina juara I lomba ini mengaku senang, bisa berhasil mengalahkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Awalnya, ia mendapat informasi lomba cipta puisi ini dari sekolah.

“Saya tertarik lalu mengirimkan karya. Bersyukur sekali dapat juara I,” kata Nisrina.

Apa Tanggapan Anda ?