Lomba menulis puisi dengan tema Indonesia Kerja Bersama, Bhineka Tunggal Ika, dan Aku Cinta Indonesia. Acara ini juga untuk memperingati hati kemerdekaan.

Kegiatan

Ayo, Ramaikan Lomba Puisi Kemerdekaan

MAGELANG – Moment kemerdekaan Republik Indonesia bisa dijadikan kesempatan untuk meningkatkan minat berkarya. Saat ini, kembali dibuka kompetisi lomba menulis puisi untuk umum. Mereka yang boleh mengikuti lomba dengan tema kemerdekaan ini, rentang usia 12-18 tahun. Baik yang berada di wilayah Magelang maupun luar Magelang, Jawa Tengah.

Adapun tiga tema yang telah ditentukan antara lain Indonesia Kerja Bersama, Bhineka Tunggal Ika, dan Aku Cinta Indonesia. Lomba ini sudah dibuka sejak 20 Juli 2017.

“Peserta dibebaskan memilih salah satu tema dan setiap orang hanya bisa mengirimkan satu judul puisi saja. Untuk ketentuan puisi dibatasi tiap judul maksimal 30 baris,” kata penyelenggara kegiatan Dian Indri, Public Relation Artos Mall Magelang.

Pengiriman karya akan ditutup pada 22 Agustus 2017. Peserta yang sudah mendaftar mencapai puluhan dan berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Magelang saja. Lomba ini merupakan rangkaian acara dalam memeriahkan hari kemerdekaan RI Indonesia yang ke-72.

“Bagi peserta yang belum mendaftar, segera saja kirim karya karena prosesnya sangat mudah,” jelas dia.

Peserta cukup mengunduh formulir di website Artos Mall dan menyerahkan karyanya lewat email Artos Mall. Atau pilihan lain bisa langsung datang ke customer service Artos Mall. Pendaftaran kompetisi ini tidak dipungut biaya.

Meski pendaftaran gratis, namun hadiah yang diberikan cukup menggiurkan. Tak tanggung-tanggung pemenang akan mendapat hadiah menarik dengan rincian juara 1 mendapat uang tunai sebesar Rp 500.000, juara 2 mendapat uang tunai senilai Rp 350.000 dan juara 3 mendapat uang tunai sebesar Rp 200.000.

Tidak hanya itu, ketiga pemenang juga akan mendapatkan piagam penghargaan dan piala. Pengumuman pemenang akan berlangsung pada 28 Agustus 2017.

Sementara itu, Ketua Juri Kompetisi Triman Laksana mengapresiasi adanya acara ini. Menurutnya, meskipun berorientasi pada profit, Artos Mall masih memedulikan dunia literasi.

“Sebagai penulis, saya cukup terkesan dan merasa senang dipilih menjadi juri dalam kompetisi ini. Harapannya, Artos Mall akan mengadakan acara-acara yang lebih keren berkenaan dengan literasi,” jelas dia.

Apa Tanggapan Anda ?