Tokoh

Sejak TK Gemar Mengarang, Hanna Peroleh Sederet Prestasi

Siedoo, HANNA Qurrota Aini, siswa kelas 6 SD Negeri Bandongan 3, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sejak masih duduk di bangku TK senangnya mengarang cerita. Ia bercerita lisan kepada teman-teman TK layaknya orang dewasa. Ketika kelas 2 SD, Hanna mulai lancar menulis cerita pendek (cerpen).

Aniyati, ibunda Hanna tanggap dengan kegemaran anaknya. Cerpen-cerpen karya anaknya itu kemudian dikirimkan ke beberapa media cetak. Seperti Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Majalah Bobo, Majalah Ummi, dan lainnya. Ternyata media tersebut menerima dan menerbitkannya.

Dengan munculnya cerpen karyanya di media cetak, Hanna makin bersemangat menulis. Dia pun sering mengikuti beberapa lomba menulis cerpen.

“Menang bukan tujuan saya, tapi pengalaman ikut lomba yang saya dapat lebih berharga,” ungkapnya kepada Siedoo.com.

Akhirnya dia sering menjuarai beberapa lomba. Kebiasaan menulis dan mengikuti lomba ini pun berlanjut hingga saat ini.

Tahun 2017 lalu dia menyabet Juara I menulis cerpen tingkat Kabupaten Magelang. Di bulan Oktober tahun yang sama, dia menjadi finalis penulis cerpen kategori anak tingkat nasional di Bogor.

Beberapa waktu lalu, dia mengikuti Lomba Menulis Cerpen PECI (Penulis Cilik Indonesia) 2018. Pada kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Indiva Media Kreasi, Surakarta ini, cerpen Hanna berjudul ‘Mukena Inspiratif’ berhasil lolos sebagai Juara 2.

Dalam membuat cerpen, Hanna sering mendapatkan inspirasi dari kehidupan sehari-hari. Dari melihat kejadian, dari pengalaman, atau dari membaca, dia bisa memperoleh ide. Kemudian ide itu dia kembangkan menjadi sebuah cerita.

“Tidak jarang saya mengarang sendiri ceritanya, pembaca pertama biasanya ibu dan ayah saya,” ungkap penyuka korespondensi ini.

Pelajar SD kelahiran Magelang 31 Maret 2007 yang bercita-cita menjadi dokter sekaligus penulis ini, ternyata tidak hanya mahir menulis cerpen. Di bidang akademis, Hanna selalu menduduki ranking 1 di kelasnya. Beberapa waktu lalu dia meraih Juara II Lomba Membaca Cepat Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2018.

Kini Hanna sedang menunggu proses cetak buku kumpulan cerpen keduanya. Sedangkan buku kumpulan cerpen pertamanya terbit tahun 2016 dengan judul ‘Impian Mila’.

Apa Tanggapan Anda ?