Siswa kedua negara bermain permainan tradisional bersama. Siswa Malaysia juga disuguhi makanan khas Magelang Gethuk.

Daerah

Siswa Indonesia dan Malaysia Bermain Lompat Tali

KoMMBes Penggalangan Dana Lombok

MAGELANG – Siswa SDN 3 Mertoyudan menerima rombongan kunjungan siswa dari Malaysia. Sebanyak 88 siswa Fairview International School Malaysia berkunjung ke Mertoyudan untuk saling belajar. Siswa dari Malaysia juga tertarik mengikuti permainan tradisional siswa Mertoyudan.

Kepala SDN 3 Mertoyudan Sumarman mengatakan, sekolah sengaja memberikan suguhan makanan tradisional. Seperti potel, tiwul, gethuk, gedang godog, dan es dawet. Hal ini untuk memperkenalkan budaya dan makanan tradisional Indonesia ke mancanegara.

Para siswa kedua negara juga bermain permainan tradisional bersama-sama. Diantaranya permainan tradisional seperti lompat tali, gobak sodor, egrang, dakon dan lainnya. Selain ke Mertoyudan, siswa Malaysia juga berkunjung ke salah satu keajaiban dunia Candi Borobudur.

Kepala Sekolah Fairview International School Malaysia Dr Devaseena menjelaskan, siswa di Malaysia tidak hanya diajari membaca dan menghafal pelajaran semata. Mereka dilatih membangun kemampuan berpikir, melakukan riset dan menganalisa serta memecahkan masalah. Untuk itu, siswa diminta membuat laporan 14 halaman tentang Borobudur.

“Kami ingin mengajari siswa kami bagaimana cara melakukan sesuatu. Bukan sekedar belajar tentang apa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Drs Haryono MPd berharap, sekolah-sekolah di Kabupaten Magelang bisa mengembangkan eduwisata seperti SDN 3 Mertoyudan. Dengan demikian, sekolah bisa studi banding dan berbagi pengalaman dengan biaya murah yang efektif.

Apa Tanggapan Anda ?