Daerah

Perjalanan TPQ Al Mujahidin, Sungkem Santri dan Pawai Ta'aruf

WONOSOBO - Semangat anak - anak untuk belajar ilmu agama patut diapresiasi. Dari awalnya hanya beberapa orang, Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Al Mujahidin Perumahan Purnamandala Bumireso, Wonosobo, Jawa Tengah kini bertambah. Mereka belajar membaca dan menulis Alquran secara bersama - sama.

Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahidin Perumahan Purnamandala, Ahmad Ridlo mengatakan bahwa, sebelum TPQ Al Mujahidin berdiri seperti saat ini, sebelumnya hanya merupakan kegiatan pengajian membaca dan menulis Alquran yang digelar dari rumah ke rumah warga perumahan secara bergiliran. Namun demikian, dalam perkembangannya kini bisa berdiri lembaga TPQ yang bernama Al Mujahidin.

Semua itu tentu saja berkat kerja keras pengelola TPQ dalam mengajarkan ilmu membaca dan menulis Alquran. Dari semula menggunakan metode qiro'ati hingga kini mengembangkan metode yanbu'a.

Bahkan, saat ini, menurut Kepala TPQ Al Mujahidin Perumahan Purnamandala, Evy Jahurotun, TPQ yang dipimpinnya memiliki hampir seratus santri. Mereka tidak saja berasal dari warga Perumahan Purnamandala saja. Tapi juga berasal dari Brokoh Pancurwening Wonosobo.

Seiring berjalannya waktu, para santri ini terus menerus belajar ilmu agama. Yang terakhir, mereka juga menggelar acara yaitu santri melakukan sungkeman pada orang tua masing-masing. Tradisi sungkeman tersebut dilakukan sebagai upaya meminta maaf bagi anak kepada orang tua menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

Sungkeman dilaksanakan usai santri mengikuti acara Haflah Khotmi Yanbua ke 2 tahun 2018 di komplek Masjid Baitul Mujahidin Perumahan Purnamandala setempat, Minggu (13/5/2018). Dalam acara haflah tersebut, empat santri dinyatakan lulus imtihan niha'iy roudloh tarbiyyatil qur'an (baca tulis metode yanbu'a) dan diwisuda oleh Ahmad Muzan pembina Lajnah Muroqobah Yanbu'a (LMY) Kabupaten Wonosobo.

Empat santri yang diwisuda terdiri Helmy Faisal Putra (14) putra dari Muharno Zarka-Haryati, Averusyid Maula El Seijida (10) putra Nurul Mubin-Eva Maulida Nisfia, Naura Shabriyya (9) putri Suyoto-Muryani dan Aliyya Putri Hasnaningtyas (10) putri Suko Wimbo Santo Asih Mihartati (10). Pembina Lajnah Muroqobah Yanbu'a Roudloh Tarbiyyatil Qur'an Kabupaten Wonosobo, Ahmad Muzan mengatakan, santri yang dinyatakan lulus dan menerima syahadah (diwisuda) dinyatakan telah lulus fashochah, tajwid 'amaliy, tartil, ilmu tajwid, ghorib, amaliyyatus sholah, chifdhus suwar dan telah hafal doa harian serta surat-surat pendek.

Ahmad Muzan berharap santri yang telah dinyatakan lulus metode yanbu'a dan menerima syahadah, mengamalkan ilmu yang telah didapatkan. Santri melanjutkan mengaji Alquran secara terus-menerus.

"Santri TPQ yang telah menerima syahadah yanbu'a dinyatakan memenuhi syarat dalam membaca dan menulis Al Qur'an secara baik dan benar," katanya.

Sementara itu, sehari sebelum acara wisuda para santri didampingi orang tua masing-masing mengadakan pawai ta'aruf keliling komplek Perumahan Purnamandala dan Kampung Brokoh Pancurwening. Acara itu, tidak lain guna melakukan syiar TPQ.

Para santri peserta syahadah, diarak menggunakan andong. Pawai tampak semarak karena selain diarak dengan andong, juga diiringi marching band dari MI Ma'arif Budi Luhur Kertek Wonosobo.

Apa Tanggapan Anda ?