Nasional

Awas! Saat Tes CPNS Ada Tiga Lapis Pengamanan

JAKARTA - Masa pendaftaran CPNS 2018 diperpanjang hingga 15 Oktober. Jadwal – jadwal lain dalam proses seleksi CPNS dimungkinkan  juga diundur.

Tes seleksi sesuai rencana bakal digelar di minggu ketiga bulan ke sepuluh ini. Bisa jadi diundur menjadi akhir bulan.

Bagi Anda yang ingin melamar pada formasi guru atau lainnya bisa dipersiapkan dengan matang.

Dalam kerahasiaan soal CPNS 2018, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja menjamin dengan pengamanan yang ketat dan berlapis.

“Pengamanan dilakukan berlapis. Seleksi ini sangat transparan, dan lepas dari intrik-intrik,” katanya dalam rilisnya.

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018, tambahnya, telah memiliki puluhan ribu bank soal yang dienkripsi dan dikunci tiga lembaga negara.

Untuk membuka, harus dilakukan tiga lembaga, tidak bisa hanya satu instansi. Misalnya, Kementerian PANRB sebagai salah satu pemegang kunci, tidak bisa membuka soal itu sendiri, tetapi  harus bersama dengan instansi pemegang kunci lainnya.

“Kami menjaga kerahasiaan soal dengan sistem ini sudah teruji,” jelas Setiawan tanpa memperinci ketiga lembaga yang dimaksud.

Ditambahkan, saat akan melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), soal akan diacak. Dipastikan, peserta satu dengan lainnya yang bersebelahan, depan, dan belakangnya akan mengerjakan soal yang berbeda.

Begitu peserta selesai mengerjakan soal, dan menekan tombol ‘selesai’,  jawaban juga akan dikunci dan nilai langsung muncul saat itu juga. Sistem digital seperti ini, tidak memungkinkan adanya calo.

“Jelas tidak ada celah untuk transaksi di sana,” tegas Setiawan.

Tiga Lapis di Lokasi Tes

Pengamanan tidak berhenti pada penguncian bank soal. Di lokasi tes, ada pengamanan berlapis yang disiapkan panitia untuk mencegah berbagi bentuk kecurangan.

Lapis pertama, adalah tempat para peserta menunggu ujian yang akan diawasi oleh panitia.

Pada lapis kedua, adalah ruangan untuk penjelasan CAT. Saat masuk ke ruangan lapis kedua ini, panitia atau pengawas melakukan penggeledahan terhadap peserta. Kalau ada peserta yang membawa alat-alat pasti ketahuan.

Sebagai contoh, tahun lalu ada yang ketahuan membawa jimat dan lain-lain. Mereka langsung di-black list.

Pada lapis ketiga, sebelum masuk ruang ujian, peserta kembali diperiksa identitasnya untuk memastikan tidak ada kecurangan.

“Dengan sistem ini, tes ini sangat transparan, dan lepas dari intrik-intrik,” imbuh Setiawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun 2018 ini pemerintah membuka 238.015 formasi CPNS. Sebanyak 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat  (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi 525 pemerintah daerah. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?