Daerah

Siswa Merapi Latihan Kedisiplinan dengan TNI

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Ada berbagai cara untuk meningkatkan kedisiplinan di kalangan siswa. Seperti yang dilakukan siswa-siswi di Lereng Merapi, tepatnya di MTs Muhammadiyah II Dukun, Kecamatan Dukun. Sekitar 45 siswa dilatih untuk meningkatkan disiplin dengan melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Pihak MTs Muhammadiyah II Dukun mendatangkan langsung anggota Koramil 15/Dukun Serma Eka Widiyanta dan Babinsa Dukun Sertu Supaat. Selain melaksanakan pelatihan PBB, siswa juga diajari tata cara upacara bendera di Halaman MTs Muhammadiyah Dukun.

Kepala MTs Muhamadiyah II Dukun Erni Widiastuti mengucapkan terima kasih banyak kepada Koramil 15/Dukun yang sudah memberikan pelatihan kepada para siswanya. Ia berharap, para siswa memiliki pengetahuan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, peraturan baris berbaris dan penghormatan yang benar.

“Semoga setelah mengikuti pelatihan ini para siswa memiliki sikap disiplin yang baik,” katanya.

Serma Eka Widiyanta mengawali kegiatan dengan materi teori secara singkat tentang peraturan baris berbaris. Ditambah juga dengan pengetahuan tentang bela negara dan wawasan kebangsaan. Setelah para siswa paham penjelasan dari pelatih, kemudian langsung mempraktekkan dilapangan sambil sesekali dibetulkan gerakan yang salah. Pada saat itu juga langsung diberikan contoh gerakan yang benar.

“Bagaimana gerakan yang benar sehingga diharapkan para siswa bisa menerima dan melaksanakan apa yang diajarkan pelatih. Kegiatan seperti ini harus sering-sering dilatihkan karena peraturan baris berbaris bertujuan untuk membentuk jiwa disiplin para siswa,” jelas Serma Eka.

Menurut dia, apabila dalam peraturan baris berbaris saja para siswa tidak disiplin, maka mustahil kelak akan memperoleh kesuksesan. Ini karena semua kesuksesan akan tercapai apabila siswa mempunyai jiwa disiplin. Karena memang, maksud dan tujuan acara pelatihan tersebut untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah.

Selain itu, pelatihan juga memberikan pendidikan dini tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Dengan pelatihan yang dilaksanakan, diharapkan murid akan paham dan mengerti tentang pentingnya disiplin di lingkungan sekolah.

“Sehingga kelak akan terbentuk generasi muda yang handal dan siap berkompetisi dengan siswa dari sekolah lain. Hal ini untuk meneruskan pendidikan lanjutan,” kata dia.

Apa Tanggapan Anda ?