Daerah

Harkitnas, Moment untuk Hadirkan Banyak Ide

MAGELANG - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Magelang, Jawa Tengah keluar sebagai juara pertama lomba kirab budaya hari jadi Kota Magelang ke-1.112. Sekolah ini unggul dari SMAN 2 Magelang dan SMPN 1 Magelang, yang harus puas menduduki peringkat dua dan tiga. Saat hari jadi Kota Magelang, Pemerintah menggelar berbagai perlombaan.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito menyerahkan secara simbolis penghargaan bagi para pemenang lomba kirab budaya tersebut. Selain itu, juga diserahkan penghargaan bagi lomba gunungan Palawija. Penyerahan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke- 110, Senin (21/5/2018).

Untuk lomba kirab budaya, juara harapan I dipegang SMPN 13 Magelang, juara harapan II SMKN 2 Magelang, dan juara harapan III SDN Kedungsari 5. Sedangkan lomba gunungan palawija juara I Kelurahan Gelangan, juara II Kelurahan Tidar Utara, juara III Kelurahan Kemirirejo, juara harapan I Kelurahan Cacaban, juara harapan II Kelurahan Magersari, dan juara harapan III Kelurahan Kedungsari.

"Semoga dengan diserahkannya penghargaan, dapat memicu semangat seluruh warga masyarakat untuk ikut menjaga adat budaya yang baik di Kota Magelang," kata walikota di sela upacara Harkitnas di halaman Kantor Pemerintah Kota Magelang, Jalan Sarwo Edi Magelang.

Momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini, diperingati bersamaan dengan bulan suci Ramadhan. Hal itu diharapkan dapat semakin meningkatkan kadar keimanan umat muslim.

"Saya percaya, ibadah puasa yang dilaksanakan oleh umat muslim di bulan Ramadhan kali ini tidak akan menjadi penghalang untuk terus menebarkan inspirasi positif bagi masyarakat," ujar walikota.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan peringatan Harkitnas ke- 110 hari ini yang berlangsung khidmat. Apresiasi ini berkaitan dengan keterlibatan beberapa pihak pada upacara kali ini.

"Mari gunakan momentum Harkitnas sebagai upaya penyadaran untuk selalu mengembangkan diri. Menghadirkan sebanyak mungkin ide, gagasan, dan kepeloporan yang mampu memperkuat bangsa," urainya.

Sementara itu, sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan walikota bahwa, semangat, komitmen, dan bersatu adalah kunci untuk menggapai cita-cita kemerdekaan. Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal primordial, akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme.

"Yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan," terangnya.

Usai pelaksanaan upacara bendera peringatan Harkitnas, walikota bersama jajaran Forpimda mengunjungi taman makam pahlawan Giriloyo untuk melakukan tabur bunga.

Apa Tanggapan Anda ?