Salah satu penampilan peserta lomba Teatrikal Sudirman dalam membawakan kisah sejarah perjuangan Jendral Sudirman | foto: Fauzi Bayu Sejati | Siedoo

Daerah

Rangsang Minat Warga ke Museum, Disdikbud Gelar Lomba Lukis dan Teatrikal Sudirman


MAGELANG  - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Jawa Tengah berupaya meningkatkan rangsang minat masyarakat terhadap museum. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan lomba Lukis Sudirman dan lomba Teatrikal Sudirman, Rabu (6/11/2019).

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disdikbud Kota Magelang Yustinus Toni Tri Handoko, S.Sn mengatakan, pihaknya mendapat amanat sosialisasi untuk kegiatan museum, dananya diambil dari pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) bersifat non-fisik dari Kementrian Keuangan. Dana tersebut khusus untuk bantuan operasional khusus untuk museum yang kepemilikannya pemerintah daerah.

“Kita dalam rangka amanat undang – undang pemajuan kebudayaan, Kementrian Keuangan Republik Indonesia sekarang mengalokasikan dana bantuan operasional untuk museum dan taman budaya. Kota Magelang hanya mempunyai museum, jadi kita dapat DAK untuk museum saja, khususnya museum Jenderal Sudirman,” kata Toni.

Salah satu peruntukan dana alokasi khusus non-fisik tersebut, Disdikbud Kota Magelang membelanjakan untuk kegiatan yang bukan belanja fisik. Tujuan secara spesifik untuk memajukan dan mensosialisasikan museum.

“Untuk kegiatan ini, salah satu kegiatan yang didanai dari DAK. Kita ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan (12 – 13/8/2019), ada sosialisasi dan seminar museum. Kemudian untuk sekarang kita adakan lomba Teatrikal Sudirman dan lomba Lukis Sudirman,” tuturnya.

Lomba Teatrikal dikategorikan SMA/SMK, Perguruan Tinggi dan umum atau sanggar, sedangkan lomba Lukis Sudirman untuk SMP/MTS.

“Terkait dengan sosialiasi museum Jendral Sudirman, kita bikin temanya juga Jenderal Sudirman tapi dalam artian yang luas. Tidak harus diperjuangannya, tapi bisa di inspirasi dari Jenderal Sudirman, bisa di lini masanya yang modern terinspirasi dari kisah – kisah Jenderal Sudirman,” ujarnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Magelang, Sugeng Priyadi, S.E menyampaikan, Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, mengamanatkan beberapa objek pemajuan kebudayaan yang harus dibangun.

Terdapat sepuluh objek diantaranya, tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

“Untuk seni sendiri terdiri dari berbagai macam, ada seni musik, seni tari, seni sastra, seni film, seni rupa atau lukis, semua itu harus mendapat ruang dan perhatian dari pemerintah. Sehingga apa yang belum tersentuh, mulai 2019 ini semua objek itu berusaha kita sentuh,” kata Sugeng.

Ditambahkannya, selama ini seni lukis belum tersentuh dan mulai tahun ini diadakan lomba lukis yang basis orientasinya kepada anak – anak usia agak remaja.

“Ini tidak berhenti sampai disini, kita sudah program menjadi agenda 2020 nanti ada lagi, sudah kita siapkan di Alun – alun nanti kita bergabung dengan para pelukis profesional, nanti akan pameran lukisan sambil memberikan worskshop, bimbingan teknis cara melukis, termasuk ada lomba lukis,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah pusat dinilai cukup konsekuen dengan keluarnya undang – undang tersebut, dukungan pembiayaan dan anggaran juga dikucurkan dalam bentuk DAK. Salah satunya, alokasi khusus untuk menunjang agar museum – museum dikunjungi dan digemari masyarakat.

"Salah satu cara agar dikunjungi kita mencoba dekatkan museum dengan masyarakat, melalui berbagai event yang kita selenggarakan dekat dengan museum atau tema museum,” tandasnya.

Juara 1 lomba Teatrikal Sudirman diperoleh SMK 17 Magelang (Teater Bias), juara 2 diraih SMA N  2 Magelang (Teater Topeng) dan juara 3 oleh Akademi Kebidanan (Akbid) Magelang (Teater Infus).

Juara 1 putra dan putri lomba Lukis Sudirman diraih MTS N 1 Magelang, juara 2 putra dari SMP SBTH Magelang, juara 2 putri dari SMP N 2 Magelang, juara 3 putra dan putri dari SMP N 1 Magelang. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?