Siswa/siswi SMKN 3 Kota Magelang berani berekpresi dan menampilkan prestasi mereka dalam Gelar Karya Tata Kecantikan dengan tema Beauty Expression di Artos Mall Magelang. Berbagai hasil karya tata kecantikan membius ratusan tamu undangan yang hadir.

Daerah

Siswa SMK Berkreasi dengan Sanggul Nusantara

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Tidak mau kalah dengan kalangan profesional, para siswa SMK memberanikan diri unjuk gigi. Siswa/siswi SMKN 3 Kota Magelang, Jawa Tengah berekpresi dan menampilkan prestasi mereka dalam Gelar Karya Tata Kecantikan dengan tema “Beauty Expression” di Artos Mall Magelang.

Berbagai hasil karya tata kecantikan baik rambut maupun kulit mampu membius ratusan tamu undangan yang hadir. Uniknya, baik yang berkarya dalam menata make up riasan maupun tata rambut dan juga modelnya, adalah para siswi SMKN 3 Kota Magelang. Kegiatan yang digelar merupakan pelibatan semua siswa, baik yang menjadi model maupun yang tata rias.

Dalam berkreatifitas tata kecantikan rambut, mengambil tema dari sanggul berbagai wilayah nusantara. Antara lain sanggul dendeng dari Kalimantan Barat, Sanggul Tali Kuantan dari Kalimantan Timur, Sanggul Langgeng dari NTT, Sanggul Ekor Kera dari Riau, sanggul pusung tagel dari Bali, sanggul Simpolong Tatong dari Makasar, Sanggul Konde dari Sulawesi, dan sanggul Belatung Gelang dari Lampung.

Sedangkan untuk tata rias kecantikan kulit menampilkan make up pengantin Solo dan Yogyakarta. Sedangkan kreatifitas lainnya yang menarik adalah make up fantasi Putri Sejuta Bunga, Queen Blue Sea, dan Carnival Tri Buana Tunggadewi.

“Memang kami sengaja mengadakan acara ini untuk menunjukkan bahwa dalam dunia tata kecantikan, anak SMK pun bisa berkarya setara dengan para profesional,” ujar Ketua Program Keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut SMKN 3 Kota Magelang Maesaroh Nurlaila, S. Pd.

Tata rias kecantikan maupun busana selama ini didominasi kalangan profesional semata. Namun, hal ini dipatahkan para siswa – siswi SMK. Gelar Karya Tata Kecantikan yang diselenggarakan ini merupakan event pertama kalinya.

“Lewat pagelaran karya ini pula, siswa bisa mnejadi lebih berani mengeksplore dan terus belajar menampilkan yang terbaik,” jelas Maesaroh.

Acara ini juga mendapatkan apresiasi dari dunia luar. Kasubag TU Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah IV Provinsi Jawa Tengah Prihestu Hartono, S. Pd, M. Si mengapreasiasi gelaran karya dari siswa-siswi SMKN 3 Kota Magelang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa SMK Bisa.

“Siswa SMK pun bisa setara karyanya dengan para profesional lainnya. Kami berharap, siswa SMK tidak minder dan bahkan semakin bersemangat,” jelas dia.

SMKN 3
Beberapa siswi SMKN 3 Magelang sedang memperagakan busana nusantara.

Acara gelar karya SMKN 3 Kota Magelang ditutup dengan tari tradisional Rama Shinta dan dilanjutkan dengan drama rias karakter dan fantasi berjudul Hikayat Lembah Mahameru. Kepala SMKN 3 Kota Magelang Mila Yustiana, S.Pd, M.MPar mengatakan, gelar karya tata kecantikan adalah sebagai upaya untuk memotivasi siswa/siswi agar semakin semangat belajar dan mengeksplore kemampuan.

Untuk stylish dan beautician adalah siswa kelas XII, dan sedangkan model ada yang kelas XII dan ada juga siswa kelas X. Semua pelibatan adalah siswa SMK.

“Bahkan siswa kami ada yang setelah lulus berhasil mendirikan wedding organizer di Temanggung yang cukup berhasil dan berkembang,” kata Mila bangga.

Apa Tanggapan Anda ?