Ilustrasi UNBK

Ilustrasi UNBK, foto : kemendagri.go.id

Nasional

Lima Kendala UNBK yang Wajib Diantisipasi


Siedoo, UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 jenjang SMK sudah usai. Gelaran ujian secara nasional yang digelar Senin hingga Kamis 5 April 2018 lalu tidak semua berjalan mulus. Kendala-kendala tersebut patut diantisipasi bagi SMA/MA dan SMP/MTs yang akan menggelar UNBK dalam waktu dekat ini.

Berikut kendala-kendala teknis yang dihadapi beberapa SMK saat UNBK lalu.

1. Serangan Virus

Serangan virus pada komputer terjadi di SMK NU Muara Padang, Banyuasin, Sumatera Selatan. Saat itu, saat siswa-siswi mengerjakan mata pelajaran Matematika di hari kedua, Selasa 3 April, diketahui 24 komputer diserang virus.

Dampaknya seluruh naskah soal ujian tidak beraturan dan membuat bingung para pelajar. Komputer yang digunakan tersebut, terpaksa diinstal ulang oleh sekolah.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banyuasin Erlina, kegagalan UNBK di sekolahnya, diketahuinya melalui pesan aplikasi perbincangan Kepala SMK NU Muara Padang.

“Panitia sudah mengingatkan untuk melakukan penginstalan ulang aplikasi UNBK, namun tidak diindahkan. Karena itu komputernya terserang virus,” ucap dia sebagaimana ditulis Liputan6.

SMK NU Muara Padang Kabupaten Banyuasin baru pertama kali mengikuti UNBK. Para pelajar yang gagal mengikuti UNBK hari kedua, bisa mengikuti ujian susulan pada 17-18 April mendatang.

Disdik Kabupaten Banyuasin membantah, jika serangan virus komputer tersebut merupakan ulah nakal programmer.

“Kita memastikan di hari ketiga, seluruh siswa bisa mengikuti UNBK tanpa terkendala virus komputer,” katanya.

2.  Jaringan Internet Lelet

Kendala ini terjadi di SMKN 1 Seimenggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara di hari keempat, Kamis 5 April 2018. Sehingga, pelaksanaannya diundur 1,5 jam.

“Modem visatnya gangguan. Seharusnya masuk pukul 07.30 WITA, baru masuk pukul 09.00 WITA,” kata Penanggung jawab teknis pelaksanaan UNBK SMKN 1 Nunukan, David sebagaimana ditulis Kompas.

Untuk mengatasinya, para siswa terpaksa menggunakan modem biasa untuk tersambung ke jaringan internet.

Sulitnya jaringan internet juga sempat dialami SMKN 1 Seimenggaris. Yang terjadi jaringan itu tiba-tiba hilang, lalu ada lagi. Siswa pun dapat mengerjakan kembali.

3. Server Macet

Gangguan ini dialami SMK DDI Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada Rabu 4 April 2018. Pengerjaan UNBK pun molor hingga 1,5 jam.

Kendala itu membuat panitia dan peserta ujian merasa cemas dan panik.

Saat itu, ratusan siswa terlihat hanya mondar-mandir di depan ruangan ujian sambil menunggu petugas teknis berusaha menghubungkan koneksi sistem jaringan server yang macet.

4. Perangkat UNBK Hilang

Sembilan unit laptop untuk UNBK di SMK Negeri 8 Mataram, NTB, hilang dicuri. Pelaku diduga masuk ke ruangan ujian dengan cara mencongkel pintu. Sebagai solusinya sekolah lalu meminjam laptop guru.

Di tempat lain, sebagai antisipasi agar tidak hilang, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Karawang, Jawa Barat meminta kepala sekolah agar menginap di sekolah untuk mengantisipasi perangkat UNBK hilang.

Ketua MKKS SMK Kabupaten Karawang Caya Suryana menginstruksikan kepala sekolah atau jajarannya menginap pada malam ujian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti hilangnya perangkat (komputer) UNBK.

“Jangan seperti di kabupaten lain. Jadi untuk mengantisipasi ada tamu tak diundang, kami instruksikan kepsek untuk menginap,” kata Caya.

Bahkan, demi kelancaran pelaksanaan UNBK, pihaknya sudah menetapkan siaga satu. Rapat kecil dengan pengurus juga sudah digelar, termasuk instruksi soal piket jaga juga sudah dibahas.

“Tiga hingga empat orang ditugaskan untuk jaga malam. Termasuk kepala sekolah juga ikut memantau,” tuturnya.

5. Mati Listrik

Ganguan mati listrik terjadi di Kota Magelang, Jawa Tengah saat UNBK SMK di hari pertama. Hal itu rasakan SMK Yudya Karya. Listrik padam pukul 13.00 WIB. Baru menyala pukul 13.49 WIB. Dampaknya, pengerjaan molor 30 menit.

Di tempat lain, sebagai antisipasinya, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat berkoordinasi dengan PLN. Termasuk untuk yang sekolah besar menyediakan genset.

Apa Tanggapan Anda ?