foto : smkn1wonosari.sch.id

Nasional

Sejarah, SMKN 1 Wonosari Raih Nilai Tertinggi UNBK


YOGYAKARTA – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta menorehkan sejarah emas pada tahun 2019 ini. Dari seluruh kawasan Yogyakarta, SMKN 1  Wonosari mampu mendapatkan nilai tertinggi dibanding sekolah – sekolah lainnya. Total nilai yang didapat 293,97 ini merupakan sejarah bagi SMKN 1 Wonosari, karena selama penyelengaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), baru tahun ini bisa meraih peringkat 1.

Upaya-upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan persiapan sebelum UNBK, yaitu mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar baik di sekolah maupun luar sekolah. Dengan pembiasaan disiplin, tanggung jawab, penguatan akhlak mulia dan membudayakan membaca.

“Semoga raihan ini bisa memotivasi kami untuk terus bekerja keras, mempertahankan prestasi ini dan meningkatkan kualitas pendidikan di tahun-tahun kedepan,” kata Kepala SMK N 1 Wonosari, Dra. Susiyanti, M.Pd, dikutip dari smkn1wonosari.sch.id.

Susiyanti mengatakan, raihan prestasi itu merupakan buah hasil perjuangan para siswa, guru, pegawai maupun dukungan dari wali murid. Menjadi sekolah dengan nilai rata-rata tertinggi se-DIY merupakan tanggung jawab yang berat untuk dipertahankan atau ditingkatkan.

Memang, hasil UNBK dengan prestasi terbaik di DIY baru kali ini diraih. Diharapkan, prestasi itu bisa menjadi motivasi bagi SMK N 1 Wonosari, untuk terus meningkatkan mutu maupun hasil yang lebih baik.

“Dalam pembelajaran dan penguatan pendidikan karakter yang didukung peningkatan kompetensi guru, pegawai dan sarana prasarana yang memadahi,” jelasnya.

Selain rata -rata nilai UNBK tertinggi, SMKN 1 Wonosari juga mampu menelurkan siswa dengan nilai UNBK tertinggi. Para siswa menempati peringkat atas bersanding dengan siswa SMK se-DIY. Berikut nama-nama siswa SMKN 1 Wonosari yang menempati peringkat atas sekolah se-DIY tersebut.

Virdiana Inggried Marwanti, peringkat 1 dengan nilai Bahasa Indonesia 98, Matematika 97,5, Bahasa Inggris 96, kompetensi keahlian 92,5. Emi Widyawati, peringkat 3 dengan nilai Bahasa Indonesia 100, Matematika 100, Bahasa Inggris 82, Kompetensi keahlian 95.

Baca Juga :  Mangkir Digugat Guru Honorer, Presiden Kembali Dipanggil 13 Desember

Francisca Dina Luvitasari, peringkat 4 dengan nilai Bahasa Indonesia 100, Matematika 100, Bahasa Inggris 84, Kompetensi keahlian 90. Yunisha Anjali Rahma, peringkat 5 dengan nilai Bahasa Indonesia 98, Matematika 100, Bahasa Inggris 90, Kompetensi keahlian 85.

Ameliya Widiyawati, peringkat 8 dengan nilai Bahasa Indonesia 98, Matematika 100, Bahasa Inggris 82, Kompetensi keahlian 90. Nia Arifah, peringkat 13 dengan nilai Bahasa Indonesia 88, Matematika 100, Bahasa Inggris 88, Kompetensi keahlian 92,50.

Yosephine Briviana Sunardi, peringkat 15 dengan nilai Bahasa Indonesia 96, Matematika 95, Bahasa Inggris 82, Kompetensi keahlian 95. Al Dhila Utami, peringkat 18 dengan nilai Bahasa Indonesia 100, Matematika 97,50, Bahasa Inggris 74, Kompetensi keahlian 95.

Nor’aini Intan Fadila, peringkat 21 dengan nilai Bahasa Indonesia 96, Matematika 100, Bahasa Inggris 72, Kompetensi keahlian 97,50. Mellyana Widianingsi, peringkat 23 dengan nilai Bahasa Indonesia 100, Matematika 100, Bahasa Inggris 80, Kompetensi keahlian 85.

Seperti diketahui bahwa, hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer 2019 untuk SMK, SMA, MA, dan Paket C telah diumumkan Dinas Pendidikan DIY. Rata-rata nilai tahun 2019 siswa mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 lalu. Berdasarkan hasil tersebut, DIY kembali menjadi yang terbaik untuk UNBK SMK se-Indonesia dengan nilai rerata 55,33 diikuti Kepulauan Riau dengan 51,74, dan DKI Jakarta dengan 51,42. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?