KAMPUS MENGAJAR. Siswa SD bersama mahasiswa yang mengkuti Program Kampus Mengajar. (foto: kemendikbud)
Siedoo.com - KAMPUS MENGAJAR. Siswa SD bersama mahasiswa yang mengkuti Program Kampus Mengajar. (foto: kemendikbud)
Nasional Pendidikan

43.121 Mahasiswa Siap Mengabdi pada Program Kampus Mengajar Tahun 2023

JAKARTA, siedoo.com – Kampus Mengajar angkatan 5 yang akan dimulai pada awal tahun 2023 dibludaki pendaftar. Ada 43.121 mahasiswa yang siap mengabdikan dirinya bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan evaluasi dampak yang dilaksanakan pada angkatan ketiga, dari 12.000 lebih mahasiswa peserta yang mengisi survei kepuasan, terdapat 84% mahasiswa yang menyatakan bahwa keikutsertaan di Kampus Mengajar mampu mengasah kemampuan berpikir analitis, khususnya pada aspek pengambilan keputusan.

“Terjadi peningkatan pada aspek kepemimpinan, dimana 87% peserta merasakan adanya peningkatan dalam kapasitas mereka selama mengikuti program Kampus Mengajar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sri Gunani Partiwi dilansir dari laman resmi Kemendikburistek, Ahad (4/12/2022).

Pada aspek komunikasi dan kolaborasi, lanjutnya, juga mengalami peningkatan, 90% mahasiswa peserta Kampus Mengajar angkatan 3 merasakan peningkatan kemampuan dalam berkolaborasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam tim.

Hasil ini diperkuat dengan data survei kepuasan pada pelaksanaan program Kampus Mengajar di tahun 2021. Dari 30.000 peserta yang bergabung pada tahun tersebut, 94,3% di antaranya menyatakan bahwa program Kampus Mengajar patut untuk direkomendasikan kepada orang lain.

Selain catatan dan dampak baik yang dirasakan oleh mahasiswa, secara bersamaan dampak pelaksanaan Kampus Mengajar juga dirasakan oleh pihak sekolah sasaran dengan adanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.

Hal ini juga diamini oleh Mendikbudristek saat menyampaikan pemaparan pencapaian program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada pelaksanaan Festival Kampus Merdeka di Bali (14/11/2022).

Melalui pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Kelas, diketahui bahwa pembelajaran selama 3 bulan melalui program Kampus Mengajar angkatan 3 setara dengan pembelajaran selama 3,6 bulan untuk literasi di SD dan 4,2 bulan untuk literasi di SMP.

Baca Juga :  Kemendikbud : Sekolah Harus Ikuti Perkembangan Global

Sementara itu, dalam aspek peningkatan kemampuan numerasi, 3 bulan penugasan Kampus Mengajar setara dengan 14,8 bulan pembelajaran di SD dan 10,8 bulan pembelajaran di SMP.

Merespon capaian ini, Kepala Program Kampus Mengajar, Asri Aldila Putri, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme yang tinggi dari seluruh mahasiswa Indonesia untuk mau mengambil peran dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik.

“Pada saat yang bersamaan, catatan baik ini juga akan menjadi tantangan bagi kami untuk terus bisa menjadikan dampak positif pelaksanaan program Kampus Mengajar yang lebih masif lagi khususnya pada pelaksanaan program Kampus Mengajar angkatan 5 nanti,” tutur Asri.

Setelah berhasil mencatatkan rekor pendaftaran tertinggi, pelaksanaan program Kampus Mengajar angkatan 5 saat ini sedang memasuki tahapan seleksi administrasi dan berkas dokumen.

Sebanyak 18.000 mahasiswa ditargetkan bisa terjun langsung ke 3.600 SD dan SMP di seluruh Indonesia pada pelaksanaan program Kampus Mengajar angkatan 5 yang direncanakan akan dimulai pada Bulan Januari hingga Juni 2023 mendatang. (siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?