SENI. Pentas Seni kelulusan siswa SMPN 2 Pringsurat Temanggung. (foto: ist)
Daerah

Pengumuman Kelulusan Siswa SMPN 2 Pringsurat Dimeriahkan dengan Pentas Seni

TEMANGGUNG – Pengumuman kelulusan kelas 9 SMP Negeri 2 Pringsurat Kabupaten Temanggung merupakan saat menggembirakan. Baik itu bagi kelas 9 yang dilepas, maupun kelas 7 dan 8 yang ditinggalkan kakak kelasnya.

Kegembiraan ditunjukkan dengan sorak tepuk tangan ketika dinyatakan lulus 100 persen. Sementara kegembiraan siswa kelas 7 dan 8 disalurkan melalui pementasan berbagai kesenian tradisional hasil kreativitas siswa.

Pentas seni tersebut mengantarkan kelulusan kakak kelas, dilakukan oleh masing masing-masing kelas 7 dan kelas 8. Pentas seni digelar di Taman Budaya SMP Negeri 2 Pringsurat yang diawali dengan penampilan tari Gambyong.

Kepala SMP Negeri 2 Pringsurat Wahyu Sukirjo menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran para orang tua siswa kelas 9 untuk menerima penyerahan kembali siswa-siswi kepada orang tua untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.

“Kegembiraan disalurkan di pentas seni saja tidak perlu melakukan aksi corat coret baju dan konvoi karena akan menggangu ketertiban umum,” tandas Wahyu Sukirjo.

Sementara itu Dewan Komite Sekolah Supratno selaku wakil dari wali murid menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi penuh kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing siswa siswi selama tiga tahun.

Acara dilanjutkan dengan penampilan berbagai kesenian tradisional dari kelas 7 dan 8. Diantaranya tari Soreng dari kelas VII G yang merupakan tari asli masyarakat Jawa yang menggambarkan babad tanah Jawa. Soreng ini merupakan kesenian yang diadopsi dari kisah Aryo Penangsang dan para prajuritnya.

Pentas kesenian dilanjutkan secara bergantian hingga seluruh 15 kelas menampilkan karya seninya masing masing di panggung budaya.

Kepada siswa dengan nilai tertinggi ujian sekolah diberikan penghargaan kepada tiga siswa peraih nilai ujian sekolah tertinggi, yaitu ranking  pertama Vina Destiyani kelas IX A, kedua Raditya Hersawahita kelas IX A, dan ketiga Allyvia Agni Maudi kelas IX B.

“Saya berharap para lulusan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena belum saatnya untuk terjun di dunia kerja,” pinta Wahyu Sukirjo. (rls/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?