Daerah

Kelas Inspirasi Temanggung Beri Motivasi Siswa SD Pelosok

TEMANGGUNG – Para sukarelawan dari berbagai profesi di Temanggung, Jawa Tengah menggagas sebuah kegiatan sosial, dengan cara sehari mengajar di berbagai Sekolah Dasar (SD) di wilayah pelosok Kabupaten Temanggung. Sukarelawan yang tergabung dalam Kelas Inspirasi 5 (KI #5) Temanggung kali ini menyambangi dan memberi motivasi para siswa SD di wilayah Kaloran.

Ketua Panitia KI #5 Temanggung Vera Natalia (26), mengatakan, sedikitnya 150 sukarelawan yang terlibat dalam kegiatan sosial ini. Dari jumlah tersebut dibagi menjadi sukarelawan fasilitator, inspirator dan dokumentator. Masing-masing memiliki tugas sesuai kelompoknya.

“Ini merupakan KI yang kelima di Temanggung, dari segi profesi ada berbagai macam ada pengusaha kopi, petugas kesehatan, fotografer, pengawas OJK, broadcaster, manajer bank, wartawan, dokter, pengacara. Mereka tidak hanya dari Temanggung, tapi ada yang datang dari Yogyakarta, Magelang, Semarang, Kendal, dan lain-lain,” jelas Vera.

Disebutkan, SD yang menjadi sasaran kegiatan sehari mengajar adalah SD Tegowanuh, SD Tlogowungu, SD Kaloran, SD 3 Getas, SD 1 Gandon, SD 1 Kemiri, SD 1 Tepusen, SD Kwarakan, SD 2 Gandulan, dan SD Geblog. Sekolah yang dituju setelah sebelumnya dilakukan assesment.

Sukarelawan Burhan Widiyantoro seorang pengusaha bakpao dan ikan, sekaligus motivator yang memberikan inspirasi kepada anak-anak SD mengaku bersyukur bisa memberikan motivasi kepada anak-anak. Apa yang dilakukan para inspirator ini tak lain hanya ingin memajukan pendidikan anak Indonesia dengan memberikan gambaran tentang cita-cita, dan banyak profesi yang bisa diraih.

Selain memberikan motivasi, sukarelawan KI #5 Temanggung juga mengenalkan Teknologi Informasi untuk belajar. (Foto: infopublik.id)

“Sekarang ini untuk kepanitiaan KI sudah generasi ke empat. Kami berharap KI akan terus ada dan lebih baik untuk tahun-tahun yang akan datang. Di KI tidak ada pamrih apa-apa, hanya tulus mengajar sehari memberi inspirasi kepada anak-anak sekolah dasar yang mungkin efeknya akan dirasakan oleh anak SD ini belasan atau bahkan puluhan tahun ke depan,” ungkap Burhan, dilansir suaramerdeka.com.

Guru SD Geblog, Khoirul Bariyah (58), menyambut gembira adanya Kelas Inspirasi di sekolahnya, sebab dengan datangnya orang-orang dengan berbagai latar belakang profesi akan memberikan gambaran secara langsung kepada anak didiknya tentang cita-cita.

“Apabila sejak dini dikenalkan dengan berbagai profesi maka harapannya anak-anak ini sedari kecil sudah memiliki impian sehingga akan giat belajar untuk mencapai cita-citanya,” katanya. (Siedoo/NSK)

Apa Tanggapan Anda ?