Daerah

Tingkatkan Mutu Sekolah melalui In House Training SMK N 1 Magelang

MAGELANG - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Magelang, Jawa Tengah merupakan sekolah kejuruan favorit di Kota Magelang. Sekolah ini memiliki visi untuk menjadi SMK Teknologi bertaraf Intenasional yang unggul, berwawasan kebangsaan, lingkungan dan kesetaraan gender, yang dikelola secara professional, sebagai pencetak sumber daya manusia tangguh.

Sebagai bagian dari pengembangan, SMKN 1 Kota Magelang menyelenggarakan acara In House Training (IHT) Pelatihan Kurikulum SMK Pusat Keunggulan dan SMK Penggerak. Acara ini dilaksanakan selama lima hari, dimulai dari 9 - 13 Agustus 2021. Sistem pelaksanaan sendiri diadakan dengan mode blended learning, yaitu dengan memadupadankan luring dan daring.

Kegiatan ini dilatarbelakangi karena adanya perubahan struktrum Kurikulum SMK Pusat Keunggulan yang berbeda dengan Kurikulum KTSP K13. Manfaat dari adanya kegiatan tersebut agar guru lebih memahami kurikulum terbaru dari SMK Pusat Keunggulan.

Kegiatan dilakukan secara blended learning, untuk sesi syncronous dilakukan tatap muka terbatas dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB. Untuk sesi asyncronous dilakukan dengan mode daring dengan menyelesaikan tugas -tugas yang telah disediakan di google classroom.

"Kami berharap SMK ini menjadi Sekolah Pusat Keunggulan, dibidang elektronika industri, dalam kerjasama luar negeri," kata Wakijan S.ST, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMKN 1 Kota Magelang.

Kegiatan IHT dihadiri oleh beberapa pihak. Pelatihan dibawah pengawasan dinas pendidikan, dan diarahkan Kepala Nikmah Cabdin Willayah VIII dan drs. Mahmud, M.Pd, selaku pengawas sekolah.

Selain itu juga ada pihak-pihak lain seperti guru kelas dan juga narasumber yang turut menghadiri acara IHT. Tercatat ada 72 guru kelas X dan 13 narasumber.

SMKN 1 Kota Magelang, Jawa Tengah menyelenggarakan acara In House Training Pelatihan Kurikulum SMK Pusat Keunggulan dan SMK Penggerak. | Dok Madya Tantri Siedoo

IHT merupakan bagian penting dari proses kurikulum. Karena IHT memiliki tujuan untuk merumuskan capaian pembelajaran pada setiap mata pembelajaran. Materi yang disampaikan diantaranya pendidikan yang memerdekakan, profil pelajar Pancasila, kerangka kurikulum, perangkat ajar, asessmen, modul ajar, dan literasi digital.

Baca Juga :  Julian Achmad Sagesi Juarai LKS Graphic Design

Tidak ada kendala berarti selama proses berjalannya pelatihan ini. Acara berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh stakeholder terkait (KaCabdin, pengawas SMK, ATMI Surakarta).

Pelaksanaan IHT pada tahun ini dinilai lebih baik ketimbang pada tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan di tahun ini, IHT dilaksanakan dengan bimbingan dari BBPPPMV Boe Malang dan ATMI Surakarta. Sehingga output yang didapat juga akan lebih banyak dan bernilai.

Untuk kedepannya, pelatihan seperti ini akan dilakukan secara periodik agar seluruh guru dapat memahami sistem pendidikan SMK Pusat Keunggulan. Sehingga, pada setiap tahunnya dapat dilakukan pembaharuan sistem pembelajaran sesuai dengan kondisi saat itu.

Drs. Uu Sanusi, M.T, Kepala SMKN 1 Magelang menyampaikan harapannya, dengan diadakan pelatihan ini para guru akan lebih mudah dalam memahami materi kurikulum. "Saya harap guru-guru yang mengikuti pelatihan ini dapat menguasai dan memahami materi-materi yang disampaikan selama berjalannya IHT," ujar Uu Sanusi.

Selain itu, Uu Sanusi juga berharap agar SMKN 1 Magelang dapat menjadi sekolah penggerak dan menjadi SMK Pusat Keunggulan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?