Advertorial Opini

Kiat Bangkitkan Motivasi Belajar Siswa di Tengah Pandemi Covid-19

Siedoo, Belajar bukan hanya sekedar transfer knowledge , namun merupakan  suatu proses yang dialami seseorang untuk dapat memahami apa yang dipelajari. Proses inilah yang sangat penting, di mana ada yang berhasil dan ada pula yang gagal. Proses belajar yang diberikan kepada siswa agar dapat memahami apa yang kita sampaikan harus membuat siswa senang dan termotivasi…

Advertorial Kegiatan

Pertama Kali, SMK Negeri 1 Magelang Lakukan Live Streaming Pelepasan Siswa

MAGELANG – Tetap mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19, SMK Negeri 1 Magelang menggelar Wisuda dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2019/2020 secara live streaming. Kegiatan ini tidak dihadiri oleh orang tua atau wali siswa, hanya diwakili oleh 2 orang siswa kelas XII. Kegiatan yang biasanya dilaksanakan secara meriah dengan berbagai tampilan, kali ini dilakukan…

Advertorial Opini

Pendidikan Bukan Masalah Jarak, Tetapi Mendekatkan Peserta Didik Pada Kehidupan

Siedoo, Guru bukan hanya pengajar namun sekaligus pendidik. Jadi tugas seorang guru bukan semata-mata mengajar di depan kelas, memberikan pendidikan kepada peserta didik. Sebagai pendidik, guru mengajarkan apa yang dibutuhkan oleh peserta didiknya. Sama sekali bukan memaksakan keinginan agar diikuti oleh peserta didik. Sehingga dalam mendidik, guru perlu mengetahui karakteristik setiap siswa yang diajarnya. Sekarang…

Advertorial Kegiatan

PPDB Tahun 2020, SMK Negeri 1 Magelang Siap Tampung 640 Siswa Baru

MAGELANG – Direncanakan mulai bulan Juni 2020 SMK Negeri 1 Kota Magelang siap menerima peserta didik baru. Disediakan 20 ruang kelas yang siap menampung 640 siswa untuk 11 kompetensi keahlian yang ada dengan kapasitas satu kelas untuk 32 siswa. Kepala SMK Negeri 1 Kota Magelang Drs. Nisandi, M.T. merincikan daya tampung masing-masing kompetensi keahlian. Yaitu…

Advertorial Kegiatan

Ujian Daring SMK Negeri 1 Kota Magelang Berlangsung Lancar dan Maksimal

MAGELANG – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tentang “Merdeka Belajar” memberikan ruang kepada guru dan siswa untuk berinovasi. Terutama dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagai kegiatan mentransfer ilmu dari guru kepada siswa.  Seperti dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa SMK Negeri 1 Kota Magelang Jawa Tengah. Di mana di sekolah ini kegiatan Ulangan Akhir Semester, Ujian Sekolah maupun Ujian Nasional dua tahun terakhir telah menggunakan metode dalam jaringan (daring). Demikian diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakijan, S.ST di ruang kerjanya, Senin (30/3/2020).  Wakijan menuturkan, SMK Negeri 1 Kota Magelang selalu melaksanakan test sebagai evaluasi belajar siswa dengan cara online. Memang test dilaksanakan siswa di sekolah dengan menggunakan laboratorium komputer yang saat ini tersedia 650 unit komputer.  “Sehingga ketika kondisi seperti saat ini terkait wabah Covid-19, yang mengharuskan Ujian Sekolah dilaksanakan secara daring, para siswa sudah terbiasa dan tak terkendala,” tuturnya.  Mengalihkan Sarana Ujian  Dalam Ujian yang berlangsung tanggal 23-31 Maret 2020 ini, lanjut Wakijan, peserta ujian hanya tinggal menggunakan mengalihakan sarana ujian. Yang semula di sekolah menggunakan komputer dialihkan menggunakan smartphone masing-masing.  “Kami telah memiliki domain khusus untuk pelaksanaan Ujian Sekolah ini,” lanjut Wakijan.  Peserta ujian SMK Negeri 1 Kota Magelang tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 623 siswa. Menurut Wakijan keikutsertaan peserta pada tiap sesi mencapai antara 90-100 persen. Partisipasi sekitar itu kemungkinan terkendala sinyal di lokasi siswa, sehingga tidak mengikuti sesi secara keseluruhan.  “Ini artinya sangat minim kendala yang terjadi. Sehingga pelaksanaan Ujian Sekolah daring ini kami katakan lancar dan maksimal,” katanya.  Kesiagaan Teknisi dan Pemantau  Kelancaran Ujian Sekolah daring di SMK Negeri 1 Kota Magelang tidak lepas dari kesiagaan teknisi jaringan. Selain itu pemantau pelaksanaan ujian juga bekerja maksimal, sehingga mendukung siswa lancar dalam mengerjakan ujian online.  Salah satu teknisi, Basori, S.Kom mengatakan unggahan soal ujian online ini sama ketika siswa megerjakan ulangan akhir semester di laboratorium komputer. Soal dibuat acak dengan jumlah soal dan alokasi waktu pengerjaan yang sama setiap siswa.  Basori mengatakan tenggang waktu yang diberikan selama 3 jam atau 180 menit untuk satu mata pelajaran. Dengan rincian 1 jam untuk penyesuaian koneksi, dan 90-120 menit untuk menjawab soal.  “Tergantung mata pelajarannya, namun rata-rata pesertaa selesai dalam waktu 90 menit sejak terkoneksi dengan domain,” katanya. …