Daerah

MPLS SMKN 1 Kota Magelang, Upaya Mengenalkan Sekolah ke Siswa Baru

MAGELANG - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Magelang, Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Rabu dan Kamis, (14 - 15/07/2021). Acara dilakukan secara online melalui YouTube Official SMKN 1 Kota Magelang mulai pukul 08.00 sampai 11.00 WIB.

Plt Kepala SMKN 1 Kota Magelang, Drs. Uu Sanusi, M.T berkesempatan membuka acara secara langsung. MPLS juga dihadiri oleh beberapa pihak seperti waka kesiswaan, semua wali kelas X, dan lainnya. Selain itu, siswa kelas X diwajibkan mengikuti rangkaian acara MPLS untuk lebih memaksimalkan proses pembelajaran kedepannya.

"Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung untuk siswa sekalian di SMKN 1 Kota Magelang. Hal ini dapat dijadikan sebagi titik awal untuk lebih berprestasi dan membanggakan orang tua serta sekolah," kata Sanusi.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada siswa kelas X yang sudah berhasil melalui tahap seleksi dan resmi diterima menjadi siswa SMKN 1 Kota Magelang. Ia juga menyampaikan harapannya agar para siswa tersebut dapat lebih meningkatkan kualitas dirinya di sekolah ini.

Dalam MPLS hari pertama terdapat beberapa materi mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan bidang kurikulum, pengenalan bidang kesiswaan, dan yang terakhir adalah pengenalan bidang sarpras. Sedangkan MPLS hari kedua pembahasan materi tentang pengenalan bidang industri, pengenalan BP dan BK, digital marketing Untidar, serta pengenalan informasi dan organisasi SMKN 1 Kota Magelang.

Tercatat bahwa pada PPDB tahun ini terdapat kurang lebih 1.500 pendaftar. Namun hanya 720 diantaranya yang lolos dan diterima menjadi siswa SMKN 1 Kota Magelang. Siswa ini akan terbagi menjadi 20 kelas dan tersebar dalam 11 kompetensi.

MPLS sendiri bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah, baik itu sarana, mesin ataupun alat-alat yang digunakan dalam menunjang pembelajaran. Selain itu juga akan disampaikan kurikulum dan program sekolah dalam periode pembelajaran tahun ini.

Baca Juga :  Pesan untuk Wisudawan Unpad, Pintar Saja Tidak Cukup Tapi ... 

Sekolah kejuruan berbeda dengan tingkat SMP atau SMA. Banyak hal yang menjadi pembeda seperti adanya PKL, praktek, kunjungan industri, yang tentunya berbeda dengan kegiatan yang ada di SMP sebelumnya. Itulah pentingnya perlu diadakan MPLS ini.

SMKN 1 Kota Magelang memiliki visi untuk menjadi SMK teknologi yang bertaraf internasional, berwawasan kebangsaan, lingkungan, dan kesetaraan gender yang dikelola secara profesional sebagai pencetak SDM yang tangguh dan unggul.

Sanusi juga menjelaskan bahwa yang utama dibutuhkan dalam industri adalah literasi, yaitu literasi baca, literasi hitung, literasi teknologi, literasi budaya. Untuk itu para siswa akan dibekali dengan 4 macam kompetensi, seperti critical thinking, creativity, communication, collaboration.

Peminatan di SMKN 1 Kota Magelang sendiri ada dua, yaitu kegiatan keorganisasian dan kegiatan prestasi. Kegiatan ini adalah kegiatan yang akan menjadi pendukung ketika siswa sudah menyelesaikan studinya di SMKN 1 Kota Magelang. Poin pendukung lain adalah adanya pembinaan karakter, seperti karakter moral, karakter kinerja, dan karakter profil pelajar Pancasila.

Para siswa akan dibimbing dan didampingi para guru agar memiliki tiga poin utama yang diperlukan. Tiga poin tersebut yaitu karakter, kompetensi, serta literasi. Poin-poin ini merupakan upaya dalam mempersiapkan persaingan kala Indonesia berada dalam kondisi bonus demografi.

"Manfaatkan kesempatan untuk belajar lebih giat, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dengan kalian. Agar berprestasi dan menjadi manusia yang bermanfaat," pesan Sanusi diakhir pidatonya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?