Najeela Shihab

Opini Tokoh

Empat Kunci Mendidik Siswa ala Najeela Shihab


Siedoo, ANDA tahu Najeela Shihab? Yap benar, dia adalah kakak kandung jurnalis Najwa Shihab. Wanita berjilbab ini merupakan pendiri Sekolah Cikal, tahun 1999.

Sejak awal, Najelaa, putri dari pakar Tafsir Quraish Shihab, memang memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan SI dan S2 di jurusan Psikologi dengan fokus bidang Pendidikan Anak.

Najeela punya empat kunci modal dasar agar guru sukses mendidik siswa. Apa saja.

1. Kemerdekaan

Kemerdekaan, memiliki makna bahwa guru mempunyai cita-cita untuk berdaya, tak tergantung pada pemerintah.

2. Kompetensi

Kompetensi, tentu terkait dengan tantangan dan perubahan dunia yang cepat sekali.

Guru harus menyiapkan materi bahan ajar yang relevan agar keterlibatan siswa di dalam kelas, memiliki kemauan untuk belajar. Guru bisa beradaptasi perubahan zaman ini. Guru beradaptasi teknologi.

3. Kalaborasi

Kolaborasi memiliki makna agar guru tetap menggandeng kerja sama dengan para praktisi atau pakar, dari berbagai bidang ahli. Sehingga bahan ajar dan penyampaian materi di kelas semakin kaya.

Anak-anak biar lebih banyak tahu agar proses belajar di luar sekolah lebih digenjot. Misalnya pelatihan jurnalistik datangkan jurnalis ke sekolah dan lainnya.

4. Eksplorasi

Ekplorasi, guru dituntut untuk mengembangkan keterampilan mereka untuk mencerdaskan siswa. Siswa cerdas memiliki sikap kritis, kolaborasi, tahu etika dan kreatif.

Dari keempat hal tersebut Najeela menyayangkan kalau tidak dianggap penting. Sebab, anak akan lebih hanya diminta hapalan saat mau ujian.

“Jika dibandingkan dengan negara tetangga, literasi kita rendah. Karya-karya kita itu juga kontribusinya belum kelas dunia,” kata Najeela sebagaimana ditulis Jawa Pos.

Najeela juga memberi semangat kepada pemerintah, bukan hanya guru dan siswa yang harus berubah mengikuti zaman now. Akan tetapi segala kebijakannya juga bisa menyesuaikan perubahan zaman dan tidak menghambat.

Najeela sendiri sudah 21 tahun bergelut di dunia pendidikan. Dia merasa perubahan akan terus berjalan. Tak bosan baginya untuk tetap berkomitmen teguh di dunia pendidikan.

Apa Tanggapan Anda ?