Daerah Kegiatan

Pendidikan Caprabhatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Dibuka

MAGELANG – Upacara Pembukaan Pendidikan Calon Prajurit Bhayangkara Taruna (Caprabhatar) Akademi TNI dan Akpol tahun 2020 digelar di lapangan Saptamarga Akademi Militer Magelang, Selasa (1/9/2020). Pendidikan Caprabhatar dibuka oleh Danjen Akademi TNI Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han). Dalam kesempatan itu Danjen Akademi TNI didampingi oleh Gubernur Akmil Brigjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han).

Pada upacara pembukaan Danjen Akademi TNI bertindak selaku Inspektur Upacara. Hadir pada acara tersebut Gubernur AAL, AAU dan Akpol, para Pejabat Distribusi A Akmil. Pada upacara tersebut juga Danjen Akademi TNI secara simbolis berkenan menyematkan tanda Peserta Pendidikan kepada dua orang perwakilan peserta pendidikan dasar.

Dalam amanatnya, Danjen Akademi TNI menegaskan pendidikan ini dinilai sangat bermanfaat. Karena ke depan tugas negara yang diemban oleh TNI dan Polri harus selalu bersama-sama, saling berkoordinasi, berintegrasi dan bersinergi.

“Ini diawali dari mereka para calon pemimpin di TNI dan Polri, mereka harus saling mengenal. Ini jauh lebih bermanfaat, historisnya ini akan sangat kuat," tegas Danjen Akademi TNI.

Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono juga menyampaikan pada kesempatan tersebut bahwa Akademi TNI dan Akpol sebagai lembaga pendidikan yang mendidik dan melatih calon Perwira TNI dan Polri. Juga menyelenggarakan pendidikan integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akpol yang bertujuan untuk membentuk Calon Prajurit Taruna (Capratar) Akademi TNI yang berjiwa Sapta Marga.

Gubernur Akmil Brigjen TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han) (tengah) saat mendampingi Danjen Akademi TNI Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han) saat Upacara Pembukaan Pendidikan Caprabhatar 2020 di Akmil Magelang, Selasa (1/9/2020). (foto: Penhumas Akmil)

“Senantiasa memegang teguh Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, serta membentuk Calon Prajurit Bhayangkara Taruna Akpol yang menjiwai Tribrata dan Catur Prasetya,” terangnya.

Selanjutnya Danjen Akademi TNI juga menyampaikan bahwa kedua akademi ini secara bersama-sama membangun semangat integrasi. Memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi keprajuritan dan Bhayangkara yang berkualitas dan berkualifikasi akademis, mengetahui ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki kesamaptaan jasmani.

“Untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi Angkatan dan Akpol,” unkapnya.

Kapenhumas Akmil Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.IP., menyampaikan bahwa pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akpol tahun 2020 dilaksanakan selama 3 bulan dan diikuti 672 orang Capratar Akademi TNI.

“Mereka terdiri dari 425 Capratar Akmil, 130 Capratar AAL, dan 117 Capratar AAU, serta 251 orang Caprabhatar Akpol,” urai Letkol Arm Kukuh. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?