Nasional

Taruna/Taruni Akmil Dilatih Menumpas Kelompok Separatis Bersenjata

MAGELANG - Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima laporan kesiapan latihan Hulubalang dilanjutkan penyematan Brevet dan penyerahan Sertifikat Uji Kemahiran Menembak kelas Pratama Taruna/Taruni Akmil Tingkat III TP 2019/2020 yang diikuti 226 orang, terdiri dari 209 Taruna dan 18 Taruni, baru-baru ini.

Gubernur Akmil menjelaskan, latihan Hulubalang merupakan program latihan aplikasi Taktik Materi Operasi Lawan Insurjensi (OLI). OLI secara teknis untuk menumpas kelompok separatis bersenjata yang melakukan perlawanan terhadap pemerintahan yang sah.

“Bertolak dari situasi tersebut, maka Taktik Operasi Lawan Insurjensi masih sangat relevan digunakan dalam mengatasi gerakan separatis di negara kita. Taktik OLI merupakan taktik tradisional yang mengerahkan satuan kecil dalam rangka menumpas insurjensi/separatis dan segala manifestasinya,” jelasnya.

Dijelaskan, latihan Hulubalang laksanakan kali ini sangat erat sekali kaitannya dengan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, agar diterapkan metode atau materi Pembinaan Teritorial yang telah terima selama ini dengan memahami kondisi sosial dan wilayah  latihan dengan menggunakan metode komunikasi sosial, sehingga dapat membantu keberhasilan latihan.

“Kunci keberhasilan latihan Hulubalang adalah bagaimana mengaplikasikan pelajaran teori  yang  telah  diterima di kelas, diterapkan pada medan latihan sesuai skenario latihan yang dirancang oleh penyelenggara latihan. Dengan mengingat waktu pelaksanaan latihan ini relatif singkat, maka diharapkan bisa menggunakan kesempatan latihan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Begitu pula, kepada Komandan Latihan dan seluruh pelatih, diminta untuk selalu melaksanakan pengawasan melekat serta pengendalian secara ketat dan terarah,  baik terhadap personel, materiil maupun kegiatan, sehingga latihan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sukses.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan juga acara penyematan Brevet dan Penyerahan Sertifikat Uji Kemahiran Menembak Kelas Pratama Taruna/Taruni Akmil Tingkat III TP 2019/2020 yang telah selesai pada Sabtu 18 Januari 2020.

“Kemahiran menembak bagi seorang prajurit TNI AD merupakan  suatu keharusan dan menjadi persyaratan setiap prajurit dalam mendukung tugas di satuan sebagai benteng terakhir pengawal kedaulatan wilayah NKRI,” tandasnya.

Adapun tujuan latihan uji Hirbak kelas Pratama ini adalah untuk mengetahui kemampuan menembak senapan bagi Taruna Akmil Tingkat III TP 2019/2020. Sehingga, mencapai tingkat "Kemahiran Menembak Kelas Pratama".

Dengan telah selesainya uji Hirbak kelas Pratama bagi Taruna/Taruni Akademi Militer tingkat III ini, Gubernur Akmil berharap agar mereka tidak berhenti sampai di sini dalam mengasah kemahiran menembak yang telah dimiliki, namun harus terus berupaya mengembangkan diri dengan senantiasa berlatih pada setiap waktu dan kesempatan.

“Sertifikat kualifikasi Hirbak yang telah diperoleh dan brevet Hirbak yang dikenakan setelah oleh para Taruna/Taruni, hendaknya dapat dipertanggungjawabkan pada saat penugasan sebagai seorang Perwira TNI AD nantinya,” ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?