Daerah

PPDB Makassar Mulai Juli, Ribuan Lulusan SD Tak Bisa Masuk SMP Negeri

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar memastikan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) digelar mulai awal Juli mendatang. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Makassar Amalia Malik Hambali mengatakan dari hasil kesepakatan bersama, pendaftaran PPDB dibagi dalam dua tahap pendaftaran, pendaftaran non zonasi dan zonasi. Untuk tahap awal, Dinas Pendidikan Makassar lebih dulu mengadakan non zonasi, yakni jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan (mutasi).

Untuk pendaftaran non zonasi ini akan dimulai 1 sampai 3 Juli 2020, pengumuman 4 Juli, dan 5 Juli pendaftaran ulang. Sedangkan pendaftaran zonasi umum akan berlangsung 6-7 Juli, pengumuman 8 Juli, dan pendaftaran ulang 9 sampai 10 Juli 2020.

“Jadi dua tahap pendaftaran, semuanya digelar secara daring," ujar Amalia, dilansir dari disdik.makassar.go.id (23/6/2020).

Untuk mendaftar di PPDB Makassar dengan tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD), calon peserta didik bisa mengakses di alamat website resmi Dinas Pendidikan: disdik.makassar.go.id

“Jadi semua dilaksanakan secara daring, bisa hape (smartphone), atau laptop. Ya asal jaringannya terkoneksi dengan internet,” tuturnya.

Ribuan lulusan SD tak bisa duduk di SMP Negeri

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar memprediksi sekitar 9.000 pelajar lulusan Sekolah Dasar Negeri tak bisa duduk di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Makassar. Hal itu karena kuota tampung SMP tidak bisa memenuhi jumlah lulusan SDN di Makassar tahun 2020 ini.

Terkait hal itu, Amalia mengatakan pelajar SD yang lulus tahun ini sebanyak 24.408 orang, sedangkan estimasi kuota SMP tahun ini sebanyak 13.806. Perbandingan itu bisa dilihat dari lulusan dan kuota pelajar yang ada.

“Sekitar 9.000 orang selisihnya tak bisa masuk ke sekolah SMP negeri,” kata Amalia, Senin (22/6/2020).

Meski demikian, Amalia mengaku bahwa pelajar tak perlu ragu karena di Kota Makassar banyak sekolah swasta dengan akreditasi A. Di mana menurutnya, sekolah swasta dengan akreditasi A ini sejajar dengan sekolah negeri.

“Kualitas sekolah swasta maupun negeri sama, kurikulum hingga kebijakannya sama. Banyak sekolah swasta berkualitas di Makassar ini,” tukasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?