Opini

Masa Belajar di Rumah, Begini Jaga Anak dari Paparan Infeksi Covid-19

Siedoo, Saat ini memang baru diimbau untuk berada di rumah terkait memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19. Bahkan para orang tua harus ekstra dalam menjaga anak-anaknya. Terutama terhadap anak yang masih duduk di bangku PAUD, TK, atau SD. Hal ini ditekankan karena saat ini pun mereka sedang menjalani masa Belajar di Rumah.

Anak-anak untuk sementara mengikuti pembelajaran secara online atau dalam jaringan (daring). Sehingga orang tua pun harus pula mendampingi mereka dalam mengerjakan tugas-tugas belajar di rumah yang diberikan gurunya, melalui orang tua.

Orang tua harus peka dan waspada terhadap gejala-gejala penyakit ringan yang rentan terhadap paparan Covid-19. Seperti demam, pilek, tenggorokan kering atau radang tenggorokan, batuk, dan sesak napas. Juga gejala gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare.

Walaupun umumnya gejala-gejala penyakit tersebut terbilang ringan, namun tetap jangan disepelekan. Pasalnya pada kondisi seperti itu, daya tahan tubuh atau imunitas anak menurun, di saat itulah Covid-19 menjadi mudah menyerang.

Kemudian, apa saja yang dapat dilakukan orang tua dalam menjaga anak-anaknya terhindar paparan Covid-19? Para orang tua dapat melakukan dan menerapkan kiat-kiat berikut ini.

1. Ajari Anak Mencuci Tangan Dengan Benar
Orang tua harus mengajari anak Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada air mengalir setidaknya selama 20 detik. Ajari anak membasuh seluruh bagian tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, dan ujung-ujung kuku.
Ajari pula anak membiasakan anak mencuci tangannya secara teratur. Terutama sebelum dan setelah makan, setelah menyentuh hewan, serta setelah batuk atau bersin.

Orang tua perlu menyediakan hand sanitizer di rumah. Letakkan di tempat tempat strategis. Misal di samping pintu masuk rumah, ruang keluarga, kamar tidur, dekat washtafel, ruang makan, dan di dapur.

2. Biasakan Anak Memakai Masker
Salah satu cara mencegah penularan Covid-19 yaitu selalu memakai masker. Meskipun tidak seefektif penggunaan masker pada orang yang sakit untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain, namun pembiasaan ini perlu untuk anak.

Pilihlah masker berbahan kain yang berbeda dengan masker untuk tenaga medis. Pilihlah yang ukurannya pas untuk anak-anak. Anjurkan untuk membiasakan memakai masker bila berada di dekat orang yang sedang sakit.
Dalam memakai masker, ajari pula dengan cara yang benar. Jangan lupa ingatkan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh masker.

3. Berikan Anak Asupan Makanan Bergizi
Salah satu tameng menghindari Covid-19 adalah daya tahan tubuh (imunitas) yang kuat. Imunitas kuat tentu bila badan sehat. Badan sehat membutuhkan asupan makanan bergizi. Untuk itu, berilah anak asupan makanan bergizi yang kaya akan sayuran dan buah-buahan tinggi beta karoten, seperti wortel dan jeruk.

Dalam memasak makanan, perhatikan pula kebersihan bahan makanan itu. Cuci sayuran sebelum diolah, dan pastikan memasaknya hingga matang. Sayuran, lauk, dan buah akan memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Sehingga tubuhnya sehat dan mampu mencegah infeksi virus.

4. Ajak Anak Berolahraga Rutin
Olahraga menjaga kebugaran badan dan dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi virus. Ada baiknya anak diajak berolahraga secara rutin, minimal 30 menit sehari.

Orang tua dapat memilih olahraga yang disukai anak. Apa pun olahraga yang dipilih, asalkan dilakukan dengan rutin dan membuat tubuh anak aktif bergerak, dapat menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatannya. Sehingga akan melindunginya dari infeksi virus Corona.

5. Ajari Anak Etika dan Budaya Bersih
Selain dengan menerapkan cara-cara di atas, ajari pula anak etika terutama saat bersin dan batuk, dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu. Juga membudayakan kebersihan diri, seperti tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.

Pencegahan infeksi virus Corona serta perlindungan penyakit pada anak juga perlu pula dilengkapi imunisasi. Walaupun belum ada vaksinasi khusus untuk virus Corona, pastikan anak mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap dan sesuai jadwal. (*)

Redaksi Siedoo

Apa Tanggapan Anda ?