Suasana saat kegiatan Club Literasi di SMPN 7 Kota Magelang, Jawa Tengah. Para siswa ikut menyimak dan menikmati kegiatan tersebut.

Daerah

Club Literasi untuk Tingkatkan Minat Baca Siswa

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Tidak semua siswa Sekolah Menengah Pertama memiliki minat baca yang tinggi. Perbedaan minat baca ini bisa juga dipengaruhi berbagai hal. Untuk meningkatkan minat baca pada diri anak, SMP Negeri 7 Kota Magelang, Jawa Tengah membentuk Club Literasi.

Club Literasi ini menjadi salah satu wadah para siswa SMPN 7 Kota Magelang untuk berbincang masalah buku-buku dan tulis menulis. Kelompok ini dibentuk berawal dari minat para siswa untuk mendiskusikan buku dan menceritakan yang sering dilakukan setiap minggunya usai pulang sekolah. Para siswa rutin berkegiatan setiap hari Rabu dan sudah masuk ke salah satu ekstrakulikuler.

Siswa juga mengaku sangat senang adanya Club Literasi tersebut. Siswa dapat mengembangkan hobi membacanya di situ.

“Karena suka baca buku disini, kita mengelola informasi. Bisa mengolah informsi dengan bijak, mencari yang benar dulu. Selain itu juga dapat berprestasi, kemudian juga bisa latihan bikin cerita,” kata salah satu siswa Kenzia.

Kenzia penah mendapatkan juara lomba fiksi mini. Selain dirinya, ada juga siswa lain yang terlibat dalam program itu. Beberapa diantaranya anak dari kelas 8 B, Dewa Ayu Nira, Wellhena Diva, Chatleya Khanza dan lainnya.

Sementara itu, Pustakawan dan Penggerak Literasi di SMPN 7 Kota Magelang Latifah Wahyuni menjelaskan, ada kegiatan yang dilakukan para siswa. Seperti membuat fiksi mini, puisi dan cerpen. Dari tulisan-tulisan para siswa muncul tulisan yang menarik, lucu dan menggelitik.

“Saya biasanya menceritakan intisari sebuah buku. Kemudian anak mendengarkan dan berdiskusi. Tidak jarang mereka meminjam buku dan membacanya di rumah,” ujarnya.

Dengan adanya Club Literasi ini akan muncul keinginan para siswa untuk banyak membaca dan meminjam buku di perpustakaan. Selain itu juga dengan adanya latihan pembuatan fiksi mini, anak-anak jadi memiliki keahlian menulis. Serta, bisa membuat sebuah karya yang sangat luar biasa.

“Nanti karya-karya anak ini akan dibuat dalam bentuk buku. Sudah ada satu buku yang diterbitkan dengan judul Masa Kecilku,” jelasnya.

Karya-karya anak ini muncul secara spontanitas dan hasilnya sangat menarik. Karya mereka nantinya dibacakan saat kumpul bersama.

Harapannya dengan adanya club ini dapat menumbuhkan minat baca anak. Sehingga anak tidak terkena berita hoax.

“Pemahaman tentang literasinya meningkat dan menjadikan membaca sesuatu kegiatan yang menyenangkan,”kata dia.

Apa Tanggapan Anda ?