Perpusda Kabupaten Magelang melaunching program SMS Gateway. Upaya percepat pelayanan pengaduan, melalui SMS Gateway.

Teknologi

Perpusda Miliki Program Baru, SMS Gateway


MAGELANG – Perpustakaan Daerah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memiliki program inovasi khusus. Bagi pengunjung yang ingin berkeluh kesah bisa melalui jalur tersendiri, yaitu “SMS Gateway”. Selain untuk percepatan pengaduan dari masyarakat, program ini juga untuk mengingatkan pengunjung tentang batas waktu peminjaman buku.

“Jadi apabila ada pengunjung yang tidak puas dengan pelayanan, dapat langsung menyampaikan melalui SMS tersebut. Kemudian untuk mengingatkan bagi pemustaka yang sudah meminjam buku. Jadi satu hari sebelum jatuh tempo, mereka akan mendapatkan SMS untuk segera mengembalikan,” kata Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, Mashadi, Rabu (10/10/2018).

Mashadi menyampaikan itu saat Perpusda Kabupaten Magelang melaunching program ‘SMS Gateway’ di Aula Perpusda, Muntilan, Kabupaten Magelang. Program ini guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, utamanya dalam pelayanan pengaduan.

Dari data yang sudah dihimpun, jumlah kunjungan pustakawan di Perpusda Kabupaten Magelang sendiri saat ini mencapai 200 orang perhari. Dari dibukanya Perpusda Kabupaten Magelang pada 2 April 2017 hingga tanggal 30 September 2018, jumlah pengunjung sudah diangka 53.303.

“Perhari pengunjung yang datang rata-rata mencapai 200 orang. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu gedung perpusda ini sudah seperti destinasi wisata baru yang penuh dengan pengunjung,” jelas Mashadi.

Ditambah lagi, di gedung ini juga tersedia fasilitas ruang hometeater bagi masyarakat secara gratis. Bahkan menariknya, gedung Perpusda Kabupaten Magelang tersebut juga menyediakan ruang khusus bagi para penyandang disabilitas.

Meskipun belum banyak, Perpusda juga memiliki koleksi buku braille yang merupakan bantuan dari Balai Bahasa. Untuk sementara ini, Perpusda menyediakan buku-buku braille hanya untuk dibaca di tempat karena belum begitu banyak.

“Sampai saat ini buku-buku braille ini masih kita olah untuk di data terkebih dahulu,” urainya.

Baca Juga :  Mari Galakkan Gemar Membaca, Berdiskusi, dan Menulis di Perpustakaan

Terkait syarat peminjaman buku, para pemustaka harus memenuhi syarat. Antara lain, memiliki kartu anggota, maksimal peminjaman 3 buku, dan jangka waktu maksimal peminjaman buku adalah satu minggu. Selain memiliki program SMS Gateway, Perpusda juga tengah merancang kartu anggota Perpuda Kabupaten Magelang, dengan berbasis NIK.

“Kemarin izin Bupati juga sudah keluar, mungkin dalam satu atau dua minggu kedepan akan ada penandatanganan PKS. Perjanjian kerjasama antara Disdikbudpar dengan Disdukcapil kaitannya kartu anggota berbasis NIK tersebut,” jelas Mashadi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?