Opini

Hari Anak Nasional, Inilah Kepedulian terhadap Anak dan Tantangannya

Siedoo, Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) Republik Indonesia, hingga tahun 2018 tercatat ada 79,6 juta anak di Indonesia. Diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Sehingga, menjadi generasi penerus yang berkualitas tinggi.

Hal itu dapat diupayakan dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Sehingga, akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 ini mengangkat tema besar terkait pentingnya kepedulian terhadap anak. Yaitu, ‘Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak’ dengan tagline: Kita Anak Indonesia, Kita Gembira!

Pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama berpartisipasi secara aktif untuk meningkatkan kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak. Tanpa diskriminasi, dan memastikan segala hal yang terbaik untuk anak dalam pertumbuhan dan pekembangannya.

Tantangan Anak Indonesia

Melansir dari Pedoman Pelaksanaan Hari Anak Nasional 2019, Kemen-PPPA menyampaikan, masih terdapat beberapa tantangan terkait pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Beberapa tantangan belum sepenuhnya tertangani secara optimal, seperti:

  1. Masih banyak anak yang belum memiliki akta kelahiran
  2. Masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak yang belum mewarnai proses pembangunan
  3. Masih banyak anak yang belum mendapatkan pendidikan secara layak
  4. Masih adanya anak yang kurang mendapatkan tempat tinggal dan asupan gizi yang layak
  5. Maraknya tindak kekerasan kepada anak, baik dilakukan oleh sesama anak maupun orang dewasa lainnya.
  6. Masih sering terjadi kekerasan terhadap anak di rumah, di jalan, di sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Hal ini mengganggu tumbuh kembang anak. Bahkan berpotensi mengakibatkan anak saat dewasa kelak menjadi pelaku kekerasan juga.

Itulah beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian dan partisipasi berbagai pihak dalam mengatasinya. Diharapkan, peringatan HAN kali ini mampu menggugah semua pihak, baik individu, orang tua, keluarga, pendidik, masyarakat, dunia usaha, media, dan pemerintah.

Utamanya dalam memahami pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam memenuhi hak dan melindungi anak-anak kita. Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 dipusatkan hari ini, Selasa 23 Juli 2019 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

 

 

*Redaksi Siedoo

Apa Tanggapan Anda ?