Marsda TNI (Purn) FX. Soejitno dan Supriano. (foto: mediaindonesia.com)

Nasional

Guru PAUD hingga SMA Dibekali Pendidikan Karakter


JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen), Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Supriano mengatakan pendidikan di Indonesia ke depan tidak hanya mengejar akademis saja. Tapi akan diutamakan adanya pendidikan karakter.

Hal itu diungkapkan pada acara penandatanganan MoU terkait pendidikan karakter antara Ditjen GTK, Kemendikbud bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Gedung D Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

“Pada pendidikan karakter itu, ada pendidikan religius atau keagamaan, lalu ada nasionalisme. Di mana nasionalisme adalah nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia. Dan ketiga tentang integritas atau kejujuran,” ujar Supriano, dilansir news.okezone.com.

Supriano melanjutkan, keempat ada kemandirian dan terakhir gotong royong. Hal tersebut, sudah ada pada Peraturan Presiden tentang penguatan pendidikan karakter.

“Jadi mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK, tenaga pendidik atau guru kita bekali pendidikan karakter. Karena mereka yang akan menyampaikan kepada anak-anak muridnya,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat LVRI, Marsda TNI (Purn) FX. Soejitno, mengatakan bahwa pihaknya mendukung pendidikan karakter. Anak-anak nantinya akan dibentuk agar tetap memegang teguh Indonesia untuk menghadapi revolusi 4.0.

Soejitno mengatakan, selain memberikan pelatihan, pihaknya juga akan melaksanakan monitoring kepada guru dan tenaga pendidik dalam implementasi pendidikan karakter.

“Yang kita kerjakan ini (pendidikan karakter) bukan hal yang mudah. Kami akan membantu mendorong pendidikan karakter ini agar Indonesia tidak melenceng dari yang telah dicita-citakan. Menjadi perhatian karena arus globalisasi sudah masuk deras di Indonesia,” ucapnya dilansir mediaindonesia.com. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?