Daerah

Siaga Kesehatan, Setiap SD - MI Harus Miliki Dokter Kecil

PEKALONGAN – Siswa sekolah harus memiliki ilmu kesehatan sejak dini. Hal ini terkait dengan kesehatan individu dan lingkungan siswa. Siswa pun dapat membantu teman yang lain dalam hal kesehatan.

Memberi saran dan memandu tentang kesehatan atau turut menolong saat sakit di sekolah. Untuk itu, perlu anak dilatih sebagai dokter kecil dengan bekal ilmu kesehatan. Untuk siaga kesehatan, maka setiap sekolah terutama SD dan MI harus memiliki dokter kecil dan fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Mengingat pentingnya hal itu, sebanyak 105 siswa SD dan MI se Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah diikutsertakan dalam  Pelatihan Dokter Kecil di SD Negeri Jrebengkembang, Karangdadap. Peserta berasal dari 14 SD dan 7 MI dengan masing-masing sekolah mengirimkan lima orang siswa kelas 3 dan 4.

Mewakili Kepala Puskesmas Karangdadap, Programer UKS, Astriyanti Widyaningsih mengatakan, dalam pelatihan tersebut peserta menerima beberapa materi.

“Yaitu materi kesehatan lingkungan, kebersihan dan kesehatan perorangan, gizi, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan mata, pencegahan penyakit menular, imunisasi, serta NAPZA,” ungkap Astriyanti.

Kegiatan pelatihan dokter kecil itu diselenggarakan berkat kerja sama Puskesmas Karangdadap dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Karangdadap. Mengutip dari radarpekalongan.co.id, kegiatan dibiayai dengan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan swadaya sekolah.

Harapan dari kegiatan ini para peserta pelatihan dokter kecil dapat menjadi contoh dan pemandu bidang kesehatan di masing-masing sekolah.

“Target kita untuk dokter kecil itu sepuluh persen dari jumlah murid, dan ini pun belum mencapai sepuluh persen karena baru lima anak setiap sekolah. Lima anak ini sudah terpilih dari yang terbaik di sekolah masing-masing,” kata ketua K3S Karangdadap, Sih Yuwono. (Siedoo/NSK)

Apa Tanggapan Anda ?