Mahasiswa keperawatan UM Magelang ucap janji di Auditorium Kampus 1 UM Magelang, Jawa Tengah.

Daerah

Ini Pesan Dekan Fikes, saat Acara Sumpah Janji Mahasiswa

KoMMBes Penggalangan Dana Lombok

MAGELANG – Upaya untuk menghargai mahasiswa berprestasi bisa diberikan dengan berbagai cara. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah memberikan penghargaan ke mahasiswa tidak hanya bidang akademik semata. Mahasiswa uang berprestasi di bidang non – akademik juga mendapatkan penghargaan khusus dari Fikes UM Magelang.

Untuk bidang akademik diberikan kepada tiga mahasiswa dari Prodi Keperawatan S1 dan tiga lainnya dari Prodi Keperawatan D3. Adapun reward non – akademik diberikan kepada empat mahasiswa dari Prodi Keperawatan S1 dan D3. Penghargaan disampaikan langsung Dekan Fikes kepada mahasiswa, didampingi orang tuanya masing-masing.

Pemberian penghargaan ini bertepatan saat mahasiswa Prodi Keperawatan Fikes UM Magelang melakukan Ucap Janji di kampus. Acara bertema “Menyiapkan Generasi yang Smart, Berkarakter dan Berdaya Saing” itu dilakukan di Auditorium Kampus 1 UM Magelang, Jawa Tengah.

“Ucap janji merupakan kegiatan puncak yang dilakukan sebelumnya, mulai 7 hingga 10 Agustus 2018. Sebelumnya berupa pembekalan dengan materi dari alumni, rumah sakit dan motivator. Adapaun mahasiswa yang mengikuti ucap janji kali ini sebanyak 114 mahasiswa Prodi Keperawatan, terdiri dari 51 mahasiswa D3 dan 63 mahasiswa S1,“ jelas Dekan Fikes UM Magelang Puguh Widiyanto, M.Kep, saat menyampaikan sambutan.

Ia berharap mahasiswa Fikes dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat, meningkatkan kearifan, serta memberikan pengabdian yang terbaik dalam bidang keperawatan di masyarakat. Puguh juga mengucapkan terima kasih kepada mitra rumah sakit yang sudah turut membantu membimbing mahasiswa Fikes UM Magelang.

Pembekalan yang telah dilakukan bertujuan untuk menumbuhkembangkan kesadaran akan kehidupan bermasyarakat. Selain itu juga untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan tanggung jawab mahasiswa terhadap profesi keperawatan.

“Jangan lupa untuk menerapkan kode etik profesi dalam berhubungan dengan masyarakat sebagai klien dan membangun komitmen. Serta jaga nama baik almamater,” kata Puguh berpesan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?