Walikota Magelang, Sigit Widyonindito menerima Anugerah Budhipraja yang diserahkan langsung oleh Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, M Nasir.

Nasional

Kado Terindah Hari Kemerdekaan dari Kemenristek Dikti untuk Kota Magelang


MAGELANG – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) M Nasir menyerahkan langsung penghargaan kepada Walikota Magelang, Jawa Tengah Sigit Widyonindito pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-23 di Pekanbaru, Riau. Pemkot Magelang kembali berhasil meraih prestasi Anugerah Budhipraja. Pada kesempatan itu, turut hadir Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

Anugerah Budhipraja dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi itu merupakan ketiga kalinya. Namun, tahun 2018 menjadi tahun paling cemerlang untuk anugerah bidang penelitian pengembangan, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), dan juga inovasi, karena Kota Magelang untuk kali pertama meraih peringkat pertama.

Kota Sejuta Bunga itu berhasil mengalahkan 4 finalis lain seperti Kabupaten Bogor, Kota Semarang, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah).

“Anugerah Budhipraja pada dasarnya adalah pencapaian tertinggi bagi daerah di bidang pemanfaatan teknologi dan inovasi. Sejak tahun 2016 kita berhasil meraihnya,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balibang) Kota Magelang Arif Barata Sakti.

Arif menyebutkan Anugerah Budhipraja dijadikan ajang kompetisi sejak tahun 2016, dan Kota Magelang hingga tahun ketiga belum pernah absen meraih penghargaan itu. Dua tahun pertama selalu mendapat juara ketiga, dan tahun ini Pemkot Magelang berhasil mencetak sejarah dengan menempatkan posisi pertama se-Indonesia.

“Tahun ini kita meraih posisi teratas. Alhamdulillah, kado terindah sebelum peringatan Hari Kemerdekaan,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah senantiasa memperhatikan masalah Litbang. Setiap tahunnya, Litbang memfasilitasi 10 karya inovasi yang berpotensi, untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Sementara lima karya inovasi lainnya juga difasilitasi dalam hal pengembangan untuk diterapkan.

“Kita tentu patut bersyukur dan berbangga karena tidak saja berhasil mempertahankan prestasi Anugerah Budhipraja selama tiga tahun beturut-turut. Khusus tahun ini, kita mendapatkan peringkat pertama,” imbuh Walikota Magelang Sigit Widyonindito.

Penghargaan ini, menjadi pemacu semangat untuk ke depan meningkatkan potensi dan inovasi. Pemkot berencana membuka potensi inovasi lebih luas lagi, kepada masyarakat, ASN, OPD, dan sektor lainnya.

“Komitmen kita, bisa mempertahankan prestasi ini karena Kota Magelang berhasil meraih peringkat pertama tingkat nasional,” urainya.

Peran pemerintah meningkatkan inovasi masyarakat terus dilakukan selama ini. Salah satunya melalui program tahunan lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) masyarakat dan inovasi OPD/BUMD

Walikota menjelaskan, Kota Magelang menjadi daerah satu-satunya di Jawa Tengah yang memiliki komitmen pengembangan inovasi secara khusus dengan pembentukan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balibang) sekaliber OPD yang dipimpin pejabat eselon II.

“Upaya komitmen ini merupakan penataan dari berbagai sisi, termasuk sumber daya manusia (SDM), dengan penempatan personel yang memenuhi syarat dalam menjawab tantangan dinamika litbang dan inovasi di Kota Magelang. Baik itu dalam konteks lokal, regional, maupun nasional,” jelasnya.

Sementara itu, penghargaan ini, menurut Menristek Dikti M Nasir, sebagai anugerah bagi daerah yang dianggap sukses melakukan pengembangan dan penguatan inovasi. Hal ini kemudian menjadikan daerah tersebut memiliki nilai tambah, baik dalam bentuk komersil, ekonomi maupun sosial budaya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?