Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo, menyerahkan penghargaan BPPD Berkinerja Utama kepada Walikota Magelang, Sigit Widyonindito dalam kegiatan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan tahun 2018, di Serpong.

Nasional

Kemenristekdikti Nobatkan Kota Magelang sebagai Lembaga Litbang Terbaik


MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah kembali meraih prestasi. Kota dengan sebutan Sejuta Bunga ini dinobatkan sebagai BPPD (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) berkinerja utama dalam penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) tahun 2018.

Penghargaan dikeluarkan langsung Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang ditujukan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo, kepada Walikota Magelang, Sigit Widyonindito dalam kegiatan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan tahun 2018.

“Apresiasi lembaga litbang ini merupakan rangkaian kegiatan untuk penguatan kelembagaan IPTEK tingkat nasional. Merupakan suatu laporan pertanggungjawaban terhadap masyarakat kita. Dimana kita dituntuk untuk memberikan kontribusi,” ujar Direktur Lembaga Litbang Kemenristekdikti, Kemal Prihatma.

Dalam apresiasi ini, Kemenristekdikti akan memberikan penghargaan kepada BPPD yang sudah berkiprah menjadi lembaga litbang terbaik, unggul, dan telah mendapatkan akreditasi kelembagaan. “Serta teman-teman litbang industri yang memanfaatkan inovasi yang memiliki daya saing,” jelasnya.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan, dirinya sangat bersyukur dan bangga dengan penghargaan yang terus menerus diterima oleh kota sejuta bunga. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dengan melibatkan semua stakeholder.

“Kami sadar betul inovasi ini tidak hanya butuh keterlibatan pemerintah saja. Tapi juga masyarakat dan instansi terkait untuk memacu lahirnya inovasi-inovasi baru di Kota Magelang,” katanya.

Pemerintah tidak akan menutup mata atas raihan prestasi yang terus diperoleh Balitbang. Salah satunya dengan mengalokasikan anggaran yang selalu ada dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) khususnya untuk kegiatan penguatan inovasi.

“Balitbang sendiri sejauh ini sudah mendukung program Ayo Ke Magelang. Dibuktikan dengan banyaknya orang yang datang kesini karena ingin belajar inovasi Kota Magelang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wow, 375 Juta Manusia Terancam Pindah Profesi

Bahkan, menurut dia, Kemenristekdikti juga telah merekomendasikan kepada siapa saja yang ingin belajar inovasi Kota Magelang untuk datang langsung ke kota sejuta bunga. Pemkot Magelang akan menyambut dengan tangan terbuka.

“Ke depan, kita akan mempercantik bangunan baru yang ada di kantor Balitbang dan akan dijadikan tempat memamerkan inovasi-inovasi yang ada. Jadi orang tidak hanya mendengar gaungnya saja, tapi melihat langsung hasil inovasi Kota Magelang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti mengatakan, Kemenristekdikti menunjuk Kota Magelang sebagai penerima penghargaan karena dinilai sudah memenuhi kriteria dari sisi kelembagaan dan pelaksanaan program kegiatan.

Menurutnya, kelembagaan Litbang di Kota Magelang dalam penguatan SIDa mampu secara konsisten bersama perangkat daerah terkait melaksanakan roadmap SIDa Kota Magelang yang bertema Industri Pariwisata Berbasis Tekhnologi dan Lingkungan Berkelanjutan.

Adapun bentuk penguatan SIDa difokuskan pada Kawasan Produksi Tahu di Tidar Campur, yang diawali dengan kajian untuk menerjemahkan apa yang harus dilakukan perangkat daerah. Siapa perangkat daerah yang terlibat, kapan perangkat daerah bersinergi dalam SIDa.

“Serta secara berlanjut dilakukan monitoring evaluasi terhadap capaian Roadmap SIDa Kota Magelang,” ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang