Daerah

UAD Dulang Emas di Kejurnas Taekwondo

YOGYAKARTA - TIM Taekwondo Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta meraih sembilan emas dalam kejuaraan nasional Piala Rektor UPN Surabaya. Selain itu, tim juga menyabet tujuh emas pada kejuaraan Wali Kota Cup Yogyakarta Prestasi ini membuat mereka makin percaya diri untuk mengikuti kejuaraan internasional.

“Di kejuaraan Rektor UPN Cup Surabaya kami meraih sembilan emas, tiga perak dan dua perunggu. Sedangkan di kejuaraan Walikota Cup Yogyakarta kami mendulang tujuh medali emas, lima perak, dan enam perunggu,’’ ujar Pembina Taekwondo UAD, Dr Hadi Suyono di kampus 1. (koranbernas.id)

Persiapan untuk mengikuti kedua kejuaraan cukup berat. Tim sudah berlatih sejak bulan Desember 2017 lalu. Mereka tidak ingin kehilangan momentum pada kejuaraan daerah dan nasional. Setiap minggu mereka berlatih penuh kecuali ketika masa ujian dan kuliah padat.

Hadi menjelaskan, UAD memberi kesempatan sangat luas pada mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Berbagai fasilitas olahraga dan non - olahraga disediakan agar mahasiswa dapat berkembang. Hasilnya, mereka dapat meraih prestasi di tingkat daerah, nasional, dan internasional.

Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UAD, Fitriadi Nur Al Fikri menambahkan, hasil yang diraih merupakan kerja keras seluruh tim. Anggota yang mengikuti kejuaraan jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri. Mereka berusaha membagi waktu kuliah dan persiapan mengikut kejuaraan.

“Kendalanya kalau pas jadwal kuliah padat dan ujian. Kami tentu harus membagi waktu supaya pendidikan tidak ketinggalan dan latihan juga dapat berjalan maksimal,” tuturnya.

Pada kedua kejuaraan tersebut ada mahasiswa baru yang mengikutinya dan meraih emas, perak serta perunggu. Meskipun baru tetapi mereka sudah mengikuti taekwondo sejak sebelum kuliah. Kini, total ada 150 mahasiswa yang menjadi anggota UKM Taekwondo. Mereka sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional di Malang, Jawa Timur dalam waktu dekat.

Fitriadi dan teman-temannya berharap kampus akan terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kejuaraan.

Mereka serius berlatih untuk meraih prestasi karena sertifikat keterampilan sangat dibutuhkan ketika lulus. Banyak lembaga tidak hanya mensyaratkan ijazah dan nilai tetapi juga keterampilan khusus. (Siedoo/NSK)

Apa Tanggapan Anda ?