Nasional

Pengumuman Ujian SMP Diundur, Ini Alasannya

JAKARTA - Pengumuman hasil ujian nasional tingkat SMP/MTs tidak jadi dilaksanakan Rabu, 23 Mei 2018. Melalui akun instragram resmi kemendikbud.ri, diumumkan bahwa ada perubahan waktunya. Dalam akun tersebut diungguh surat yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tentang Perubahan Waktu Penyerahan dan Pengumuman Hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs. Tadinya dijadwalkan 23 Mei menjadi 25 Mei.

Inti isinya:

1. Penyerahan hasil UN SMP/MTs dari Panitia Tingkat Pusat ke Panitia Tingkat Provinsi dari 18 Mei 2018 menjadi 22 Mei 2018.

2. Pengumuman hasil UN di satuan pendidikan, dari 23 Mei 2018 menjadi tanggal 25 Mei 2018.

"Penundaan pengumuman ini dilakukan agar jarak waktu antara penyerahan hasil dan pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan tidak jauh," kata Ketua BSNP Bambang Suryadi sebagaimana ditulis Jawapos.com.

Dikatakan, jadwal yang berubah itu tertuang dalam surat BSNP yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

"Penyerahan hasil diundur, karena memang penyerahan hasil ujiannya sejak awal mundur. Sehingga, ini satu rentetan," tuturnya.

Hal tersebut dibenarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Orang yang sering memakai peci hitam tersebut menyatakan, alasan pengunduran salah satunya, dikarenakan masalah aksi teror bom beberapa waktu terakhir yang turut melibatkan anak-anak sekolah di dalamnya. Bom yang dimaksud adalah kejadian di tiga GKJ di Surabaya, Jawa Timur, Minggu 8 Mei 2018.

"Apalagi kasus masalah teror, yang menjadikan korban siswa, kita prioritaskan dulu lah itu," katanya sebagaimana mengutip dari kompas.com.

Dinyatakan, pengunduran pengumuman tersebut tidak perlu diperdebatkan dan dimasalahkan.

"Kalau (pengumuman) UN kan, satu-dua hari diundur enggak akan kiamat," kata Muhadjir.

Perlu diketahui 4.296.557 siswa SMP/MTs, telah melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada 23-26 April 2018. UN tersebut mengujikan empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Untuk UN jenjang SMP tahun ini, tercatat dua provinsi yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 100 persen yaitu DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Seperti yang dikatakan sebelumnya, UN susulan akan dilaksanakan 8-9 Mei 2018.

Apa Tanggapan Anda ?