Vito Pratama Putra Setya Dharma memperlihatkan karya inovasinya. Mahasiswa S1 Informatika IT Telkom membuktikan diri dengan menciptakan Game Mobile English Challenge.

Inovasi

Penampakan Game Baru, Karya Mahasiswa Telkom

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

PURWOKERTO – Inovasi mahasiswa di bidang teknologi informasi kembali bermunculan. Mahasiswa Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah berinovasi dengan aplikasi game baru. Vito Pratama Putra Setya Dharma, mahasiswa dari prodi (program studi) S1 Teknik Informatika IT Telkom Purwokerto mampu membuktikan bahwa dirinya menciptakan aplikasi yang jika dilihat memiliki manfaat yang cukup tinggi.

Khususnya, game dalam pengembangan di bidang pendidikan dan pengajaran. Karena aplikasi yang diciptakan Vito merupakan aplikasi pembelajaran (edukasi).

“Aplikasi ini saya namakan Game Mobile English Challenge. Permainan yang akan ditempuh oleh para gamers dengan tujuan membawa para user/games menjawab beberapa pertanyaan yang telah tersusun,” kata Vito.

Perumusan game tersebut bukan tanpa alasan. Semakin cepatnya perkembangan teknologi di era digital ini, membuat seluruh bagian dari kehidupan dan karakteristik masyarakat, mulai dari kalangan bawah sampai atas, berubah sangat signifikan. Ini terlihat ketika mereka memanfaatkan teknologi (ponsel pintar) dan jaringan komunikasi (internet) sebagai salah satu yang tidak terlepaskan dari kesehariannya.

Sejak adanya kemunculan seperti smartphone maupun tablet mulai disukai masyarakat, membuat pangsa pasarnya meningkat sangat pesat. Banyak orang membeli dan menggunakan untuk lifestyle mereka dalam berbagai bidang. Seperti berkomunikasi dan berinteraksi secara modern.

Berkomunikasi yang baik adalah ketika mereka mampu menguasai kemampuan dalam mengelola pesan menggunakan bahasa asing. Salah satunya bahasa Inggris (bahasa universal). Ketika ponsel pintar menguasai kehidupan dan pesatnya pembaharuan pada platform, membuat user semakin meminatinya. Salah satunya fitur mobile mulai menjadi platform game yang menjanjikan, baik untuk developer maupun gamer.

Vito menyampaikan bahwa, untuk aplikasi ini terbangun dari beberapa interface. Ada sekitar 10 interface yang terbangun, seperti : Interface main menu yang terbagi menjadi 3 bagian start, credits, dan quit. Kemudian interface Grade, Stage, Loading, Story, Mission, Gameplay, Pause, Game Over.

“Dan yang terakhir Interface You Win,” jelasnya.

Salah satu tampilan game karya mahasiswa

Menurut dosen pembimbing Emi Iryanti S.ST., M.T, adanya aplikasi seperti yang dikembangkan tersebut harus tetap dipertahankan. Bahkan, harus segera dibuat HAKI (hak kekayaan intelektual) bagi insan muda yang kreatif ini.

“Agar kedepan bisa dikembangkan secara optimal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat menciptakan permainan – permainan mobile lainnya dengan berbasis edukasi,” jelasnya.

Game Mobile English Challenge ini sudah bisa diunduh lewat fitur appstore di semua smartphone dengan minimum spesifikasi OS. Android 4.1 Jelly Bean. Secara historis perkembangan dari game ini memiliki rate yang sudah mendekati sempurna.

Apa Tanggapan Anda ?