Logo Unpad.

Nasional

Unpad Kembangkan Citrong di Forum Bergengsi


BANDUNG – Produk makanan lokal, mendapat perhatian lebih dari para akademisi. Produk bernama “Citrong” merupakan penganan lokal yang terbuat dari bahan dasar terung. Produk ini dikembangkan atas dasar adanya permasalahan penjualan terung di desa tersebut.

Produk pangan olahan potensi lokal itu berasal dari Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Sumedang. Produksi dan distribusi Citrong saat ini sudah sampai ke beberapa wilayah. Mulai dari Jatinangor, Bandung, Yogyakarta, hingga Mataram.

Delegasi Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) Local Committee (LC) Universitas Padjadjaran kembali mengenalkan produk pangan olahan potensi lokal itu pada acara IAAS Indonesia National Congress XXIII, di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. Setelah tahun lalu diperkenalkan di kongres serupa, tahun ini Citrong dipromosikan dan diperkenalkan kembali di Village Concept Project (VCP) Exhibition.

Pada ajang ini, setiap LC di Indonesia melaporkan dan menjelaskan hasil kegiatan mereka di desa binaan masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, Citrong mendapatkan tanggapan positif dari para peserta karena rasanya yang lezat dan tidak mengandung bahan pengawet. Bahkan, Citrong mendapatkan penghargaan sebagai produk VCP terbaik.

Pada kesempatan kali ini IAAS LC UNPAD mengirimkan 15 delegasi yang terdiri dari berbagai fakultas. Selain VCP Exhibition, dilaksanakan seminar internasional bertema “Wetlands 3S Actions : Save Food, Save Water, Save Biodiversity with Culture of South Kalimantan” dan juga agenda lainnya.

Pada malam penganugerahan, anggota IAAS LC menorehkan prestasi lain yaitu memenangkan kompetisi video bertemakan “Wetlands 3S Action”. Selain itu, Willa Kusumah Wardani sebagai Direktur Deputi Lokal Terbaik tahun jabatan 2017/2018.

Apa Tanggapan Anda ?