Daerah

Tiga Pesan Spesial Rektor untuk Wisudawan ITS

SURABAYA - Para wisudawan wisudawati Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur mendapatkan pesan khusus dari rektor. Pesan spesial disampaikan kepada seluruh peserta Wisuda ke-124. Pesan pertama ialah wisuda bukanlah langkah akhir dari cita-cita hidup. Melainkan awal dari kehidupan di dunia nyata masyarakat.

"Jadi pergunakanlah kompetensi yang diperoleh dari kampus dengan sebaik-baiknya,” kata Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng saat prosesi Wisuda ke-124 secara hybrid (daring dan luring) selama empat hari dalam dua pekan ke depan.

Pesan kedua, membangun reputasi dengan empat karakter utama yaitu jujur, dapat dipercaya, komunikasi yang baik, dan cerdas. “Milikilah etika dalam menjalani kehidupan sosial dan profesional,” jelas Ashari.

Pesan terakhir ialah wisudawan diharapkan selalu memperbaharui pengetahuan, belajar berpikir kreatif, dan bertindak inovatif. “Capaian ini hendaknya membawa keberkahan bagi para wisudawan sendiri dan seluruh masyarkat Indonesia,” pesannya.

Berbeda dengan wisuda hybrid sebelumnya, kali ini ITS juga menghadirkan wisuda luring secara drive thru untuk kali pertama dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan bertempat di halaman Gedung Rektorat ITS. Upacara Wisuda ke-124 kali ini cukup berbeda dari wisuda hybrid sebelumnya karena penyerahan ijazah dilakukan secara daring dan secara drive thru bagi wisudawan yang memenuhi syarat.

“Prosesi wisuda kali ini terasa istimewa karena kali pertama wisuda drive thru dilakukan di ITS,” bebernya.

Para wisudawan yang dapat mengikuti wisuda drive thru ini diharuskan berdomisili di area Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan). Wisudawan juga diwajibkan mengisi formulir registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan kode urutan yang akan ditempel di bagian depan kendaraan.

Kendaraan akan berjalan sesuai rute yang ditentukan dan memasuki area penyerahan ijazah di halaman gedung Rektorat ITS sesuai dengan nomor urut panggilan. Ketika penyerahan ijazah secara langsung, hanya wisudawan yang diperkenankan turun dari kendaraan.

Baca Juga :  Potensi Mengembangkan Eduwisata Merdeka Belajar

“Wisudawan yang telah selesai menjalani prosesi wisuda drive thru diharapkan untuk langsung kembali ke rumah masing-masing,” ujar Rektor ITS periode 2019-2024 ini.

Pada Wisuda ke-124 ITS ini, total 3.343 wisudawan dikukuhkan oleh Rektor ITS yang terdiri dari jenjang Diploma (D3 dan D4 atau Sarjana Terapan), Sarjana (S-1), Magister (S-2), dan Doktor (S-3). Sebanyak 949 orang di antaranya berhasil lulus dengan predikat cumlaude.

Karena jumlahnya yang cukup banyak, prosesi Wisuda ke-124 ini terbagi menjadi empat hari. Hari pertama wisuda diikuti oleh 839 wisudawan dari Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) serta Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD).

“Wisuda drive thru hari pertama ini diikuti oleh 231 orang wisudawan,” ungkap Guru Besar Teknik Elektro ITS ini.

Wisuda dilanjutkan pada sesi kedua dan seterusnya. Apresiasi juga diberikan bagi peserta Wisuda ke-124 mulai dari yang termuda hingga tertua. Lulusan termuda disandang oleh Recha Fryza Nur Anjani dari jenjang Sarjana program studi Arsitektur pada usia 20 tahun 4 bulan dengan perolehan IPK 3,58.

Sementara lulusan tertua dicapai oleh Hendrata Wibisana dari jenjang Doktor program studi Teknik Sipil yang lulus pada usia 55 tahun 10 bulan dengan raihan IPK 3,88. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?