Daerah

Program Taman Belajar, Ada WiFi Gratis untuk Pelajar

SURABAYA – Dompet Dhuafa Jawa Timur terus berupaya memberikan manfaat di dunia pendidikan. Para pengurus memikirkan bagaimana para siswa bisa tetap belajar di tengah suasana Pandemi Covid 19. Salah satu yang diupayakan adalah menyediakan WiFi secara gratis.

“Berawal dari keprihatinan atas banyaknya siswa yang kesulitan dalam mengakses internet untuk kegiatan belajar mereka, Dompet Dhuafa Jawa Timur berikhtiar melalui sinergi dengan Adira Finance Syariah dalam Program Taman Belajar. Ini untuk memberikan bantuan kebutuhan belajar berupa layanan WiFi gratis," kata Kholid Abdillah, Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur dalam sela-sela peluncuran program Taman Belajar.

Layanan WiFi gratis ini telah diaktifkan mulai pada awal April 2021. Kini dilaksanakan kegiatan launching program tersebut di Pesantren Jauharotul Hikmah di daerah Putat Jaya, Surabaya.

"Kegiatan ini melibatkan lima personil dari Dompet Dhuafa Jawa Timur dan dua personil dari Adira Finance Syariah Surabaya, dan dihadiri oleh 15 siswa dan pengurus pesantren Jauharotul Hikmah,” kata Kholid.

Pemasangan layanan WiFi gratis ini adalah sebuah awalan. Perjuangan Dompet Dhuafa bersama pihak Adira Finance Syariah belum selesai di sini.

Rencananya, selama enam bulan ke depan Dompet Dhuafa Jatim akan memberi dukungan kebutuhan dana yang diperlukan oleh para siswa dan pengurus pesantren dalam menghidupkan kegiatan belajar mengajar secara daring.

Perhatian lebih ke dunia pendidikan ini bukan tanpa alasan. Kesiapan generasi penerus bangsa juga perlu diperhatikan. Salah satunya dengan menunjang kegiatan belajar mereka, demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Pada program WiFi gratis ini akan dilaksanakan di lima kota. Yakni Surabaya, Bangkalan, Pamekasan, Pasuruan hingga Kediri. Total semuanya ada 25 titik Taman Baca.

Baca Juga :  Guru Ngaji dan Kerelaannya Berkurban

Sementara itu, program ini pun mendapat tanggapan positif dari pengurus pondok pesantren. “Alhamdulillah kita dapat bantuan WiFi, kami bersama ustadz dan ustadzah di sini sangat terbantu terutama untuk mengurus absensi siswa-siswa, dan kita setiap 3 bulan sekali meng-upload data absensi tersebut," jelas Fitriyani Romadhona, pengurus Pesantren Jauharotul Hikmah.

Adapun untuk memperbaiki data keseluruhan siswa juga butuh kuota. Ia bersyukur sejak minggu lalu sudah bisa menghemat kuota, dan lebih nyaman, serta ustadz dan ustadzahnya senang ketika ke pondok.

"Anak-anak itu juga ikut seneng, pokoknya seneng banget, bisa dibuat mengerjakan tugas, terutama yang anak-anak besar gitu, bisa terbantu juga belajarnya. Apalagi kalau pas UAS gitu atau PTS,” kata Fitriyani.

Untuk diketahui, Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pelayanan, pembelaan dan pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya. Melalui kegiatan filantropis (welas asih) dan wirausaha sosial.

Selama 27 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?