Daerah

Keceriaan Bantuan Pendidikan untuk 30 Anak Yatim – Piatu Akibat Covid-19

KERAWANG – Sebanyak 30 anak yatim/piatu akibat Covid-19 mendapat bantuan pendidikan berupa alat-alat sekolah dan biaya pendidikan. Acara tersebut digelar di Food Park Kartika Residence, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Anak yatim / piatu perlu perhatian serta keterlibatan semua pihak untuk menanganinya. Bagaimana pun, anak-anak yang saat ini sedang mengenyam pendidikan sekolah adalah generasi penerus bangsa. Agaknya sulit bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang tanpa pendampingan dan bimbingan sosok ayah dan ibu.

Maka dari itu, menjadi bagian dari kepedulian terhadap sesama, Citra Swarna Group (CSG) Peduli menjalin kolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk mengatasi permasalahan ini.

“Pendidikan memang lah salah satu sektor yang terdampak tinggi akibat Covid-19. Dampak yang paling bisa dirasakan adalah dengan ditiadakannya sekolah tatap muka,” kata GM Remo Dompet Dhuafa Faqih Syarafaddin.

Sedangkan sekolah secara tatap muka sangat diperlukan bagi pendidikan anak-anak sekolah terutama yang masih duduk di tingkat sekolah dasar. Dampak Covid-19 menjadi bertambah dan bertumpuk ketika orangtua dari anak-anak ini ikut terdampak dari segi kesehatan bahkan sampai merenggut nyawa.

“Sejak adanya Covid-19, kita semua tentu merasakan dampaknya. Semua sektor pun terdampak baik dari segi ekonomi, kesehatan, termasuk juga pendidikan. Mudah-mudahan dapat bermanfaat buat semuanya, baik adik-adik maupun bagi Citra Swarna Group dan juga semua pihak yang terlibat,” ucapnya.

Sementara itu, Endang Kurniawati (42), salah satu Ibu dari penerima manfaat program ini menyampaikan terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan Citra Swarna Group atas bantuan yang diberikan kepada anak-anaknya. Tinggal di salah satu rumah di Kecamatan Klari, keluarga Endang menjadi salah satu yang terdampak.

Suaminya telah berpulang pada Februari lalu akibat sakit terpapar oleh Covid-19. Padahal, katanya, suaminya tak memiliki riwayat sakit yang keras.

Kini, Endang lah yang harus menjadi tulang punggung bagi kehidupan ketujuh anaknya. Kelima anaknya yang masih mengenyam pendidikan, dibiayainya dari hasil jualan bakso. Sedang dua anak lainnya masih di usia bermain.

Muhammad Boy Bariklana, salah satu anak Endang yang saat ini duduk di bangku kelas 6, melontarkan senyuman saat diberinya satu paket alat-alat sekolah. Dua saudara Boy lainnya, Rayoda Wistara Rozaktana (kelas 5) dan Nandana Wilani Waqina (kelas 1) juga melakukan hal sama. Dengan nada kecil mereka mengucapkan terima kasih atas alat-alat yang didapatnya.

“Meneruskan harapan suami saya, kami berharap anak-anak ini kelak menjadi muballigh dan muballighah bagi masyarakat. Insya Allah, dengan segala cara saya upayakan anak-anak ini nanti setelah lulus SD, saya masukkan ke pesantren, kemudian kuliah di perguruan tinggi. Sehingga lulus secara bermartabat dan akan mengangkat martabat keluarga. Tentu ini sangat membantu kami untuk menangani biaya pendidikan anak-anak,” jelas Endang.

Penyerahan bantuan kali ini secara langsung diberikan oleh Ahmad Faqih Syarafaddin, General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa dan Pramono Slamet, Direktur HRD PT Citra Swarna Group yang didampingi oleh Budi Dwinanto, Manager Marketing Communication CSG.

Pramono Slamet menyampaikan, sudah sepatutnya Citra Swarna Group sebagai perusahaan yang mengembangkan bisnisnya di Karawang, menebar kebaikan-kebaikan bagi masyarakat di kawasan Karawang. Konsennya kali ini di bidang pendidikan, sebab CSG meyakini pendidikan adalah dasar untuk menyiapkan generasi bangsa yang baik.

CSG ingin generasi-generasi ini tak putus asa karena biaya. Belum lagi ditinggal orangtua, tentu menjadi sesuatu yang menyedihkan bagi mereka.

“Meski bantuan ini belum seberapa, namun kami berharap ini dapat membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang sehingga kelak dapat menjadi penegak bangsa,” katanya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?