PEMBELAJARAN. Salah seorang guru agama menerangkan materi pembelajaran sebelum pandemi. (foto: lihin.net)
Nasional

Seleksi P3K, Pemerintah Alokasikan 27.303 Formasi Guru Agama

JAKARTA – Pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2021, pemerintah telah mengalokasikan 27.303 formasi guru agama. Jumlah ini terdiri atas 22.927 formasi guru agama Islam, 2.727 guru agama Kristen, 1.207 guru agama Katolik, 403 guru agama Hindu, dan 39 guru agama Buddha.

Kementerian Agama selanjutnya mendapat tugas untuk menyusun soal seleksi P3K formasi guru agama. Soal test, modul pembelajaran sebelum tes, dan panduan wawancara pada seleksi P3K 2021 disusun oleh konsorsiun yang dibentuk oleh Setjen Kemenag. Tim ini terdiri atas para akademisi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri atau PTKN.

“Para akademisi PTKN ini diusulkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, serta Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha,” kata Direktur Pendidikan Agama Islam yang juga didaulat sebagai Ketua Konsorsium, Rohmat Mulyana di Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Menurut Rohmat, konsorsium akan dibagi menjadi dua tim, penyusun soal tes kompetensi teknis dan penyusun modul pembelajaran sebelum tes serta panduan wawancara. Meski demikian, mereka bekerja berdasarkan kisi-kisi yang sama.

“Ini dilakukan agar soal latihan yang ada di modul tidak muncul berulang pada soal tes,” ujar Rohmat.

Kerja para akademisi ini, lanjut Rohmat, akan dipantau oleh tim kesekretariatan yang beranggotakan unsur Sekretariat Jenderal, Ditjen Pendidikan Islam, serta Ditjen Bimbingan Masyarakat dari empat agama. Pemantauan dilakukan secara ketat untuk memastikan penyusunan soal yang dikerjakan oleh para akademisi memiliki kualitas terstandar serta kerahasiaannya juga terjaga.

“Sebelum bekerja, para penyusun soal akan menandatangani pakta integritas,” tegasnya.

Penyusunan soal akan dimulai pada 28 Maret dan ditargetkan selesai maksimal dua bulan ke depan untuk diserahkan ke Panitia Seleksi Nasional. Sebab, seleksi PPPK rencananya mulai digelar pada Agustus 2021. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?