Rektor Untidar berjabat tangan dengan Dewi. Foto: untidar.ac.id

Tokoh

Dewi Ingin Bahagiakan Orang Tua melalui Bidikmisi


MESKI ayahnya sebagai tukang kayu, namun tak melenturkan semangat Dewi Rustiana untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi.

Meski kehidupan sederhana, tinggal di rumah yang masih terbuat dari anyaman bambu dan balok-balok kayu, tak membuat dirinya minder untuk bersaing dengan ribuan anak bangsa.

Yap, Dewi adalah salah satu mahasiwi penerima beasiswa Bidikmisi (Bantuan Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi) yang kuliah di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah. Warga Srobyong, Mlonggo, Jepara ini lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017.

Masuk di Untidar Dewi menjatuhkan pilihnya pada S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip).

Putri pasangan dari Rusdi dan Sumarti ini dalam kuliah sama sekali belum pernah meminta uang saku dari orang tuanya.

“Besar kemungkian saya tidak akan melanjutkan ke perguruan tinggi jika tidak mendapat Bidikmisi. Alhamdulillah cukup bahkan sampai saat ini saya belum meminta tambahan uang saku,” aku Dewi.

Dalam mempertahankan beasiswa Bidikmisi, mahasiswa ataupun mahasiswi harus benar-benar giat belajar. Sebab, nilai minimal diatas 3.0.

Dewi dengan mendapatkan Bidkmisi punya motivasi tersendiri. Ia ingin membahagiakan orang tuanya. Termasuk, kelak bisa menyekolahkan adik-adiknya.

“Sehingga tidak membebani orang tua,” akunya.

Guna memastikan apakah bantuan Bidikmisi tersalur dengan tepat, pihak Rektorat Untidar berkunjung ke kediaman Dewi, Rabu (27/12/2017).

“Kami harap Dewi bisa mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya selama kuliah di Untidar,” kata Rektor Untidar Prof Dr Cahyo Yusuf MPd.

Program beasiswa ini diluncurkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Terhitung sejak 2010, Bidikmisi telah membantu puluhan ribu mahasiswa baik yang berasal dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Bidikmisi memang diselenggarakan di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) di Indonesia yang telah terpilih oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Setidaknya ada 104 PTN memiliki program Bidikmisi.

Pada 2011, 30 ribu mahasiswa dari 117 kampus telah menerima beasiswa ini. Angka ini bertambah menjadi 42 ribu mahasiswa PTN pada 2012 dan 2.000 mahasiswa PTS.

Apa Tanggapan Anda ?