Mahasiswa baru Untidar mengikuti pendidikan Bela Negara. foto: siedoo

Daerah

Orientasi Mahasiswa Baru Untidar Tanpa Pendidikan Militer


MAGELANG - Tidak semua mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah mengikuti Pengenalan Kesadaran Bela Negara. Dari 1.830 mahasiswa, yang mengikuti hanya 1.753. Kegiatan ini merupakan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

“Mahasiswa yang tidak bisa mengikuti kegiatan ini diwajibkan mengirimkan surat izin resmi ke pihak kampus,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si, kemarin.

Ditandaskan, kegiatan yang berlangsung di Gor Samapta, 28-29 Agustus 2018 tersebut bukanlah pendidikan militer. Tahun sebelumnya digelar di Akademi Militer (Akmil).

“Sekali lagi, Bela Negara bukan pendidikan militer,” tandasnya.

Kegiatan ini diselenggarakan dilaksanakan sesuai panduan PKKMB 2018 dari Kemenristekdikti. Diharapkan menjadi wahana penanaman lima program gerakan nasional revolusi mental.

“Yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu,” tambahnya.

Pelaksanaan Bela Negara bekerjasama dengan Akmil. Letnan Kolonel Caj Sugeng Dikari, S.H., M.H. dan Letnan Kolonel INF Suluh Usada Adi, S.H., M.H. didapuk menjadi narasumber.

Pada hari pertama kegiatan Bela Negara, Letkol Sugeng menyampaikan materi Sistem Pertahanan Negara dalam menghadapai Proxy War dan Letkol Suluh menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan.

“Mahasiswa perlu memahami tantangan era teknologi yang canggih saat ini. ‘Perang’ bukan lagi persoalan fisik tapi juga pemikiran, ideologi bahkan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia,” jelas Letkol Sugeng. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata