Para siswa dan guru foto bersama dengan tamu dari Jerman. Para siswa mencoba berinteraksi untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris.

Daerah

Agar Lebih Berani Berbicara Inggris


TEMANGGUNG – Penggunaan bahasa asing berupa bahasa Inggris tidak hanya diterapkan sekolah – sekolah di kota besar. Sekolah di pinggiran pun juga tidak kalah, ingin bersaing menggunakan Bahasa Inggris. Seperti yang ditunjukkan siswa SMP Jamiyatut Talibin Wadas Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah.

Di zaman sekarang ini, pelajar dituntut untuk menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Karena alasan inilah, maka SMP Jamiyatut Talibin Wadas Kandangan, Temanggung menggelar acara International Culture Exchange.

Kegiatan yang dihadiri turis asing dari Jerman ini berjalan dengan lancar. Kegiatan dimulai dengan pentas musik dan pentas seni rebana dari siswa siswi SMP Jamiyatut Talibi. Tarian ini sebagai pengenalan budaya lokal. Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dari siswa kepada turis dari Jerman tersebut.

Acara yang digelar tersebut berkat kerjasama antara pihak sekolah dengan SAS (Speak And Speak) English Training Camp Temanggung. Kegiatan edukasi ini tidak lain bertujuan agar para siswa lebih berani untuk berbahasa inggris.

“Semoga dengan kegiatan ini, siswa dapat belajar dan lebih berani berbicara bahasa Inggris dan praktik langsung dengan bule,” ungkap Miftachul Azis, salah satu tim dari SAS yang hadir pada acara tersebut.

Kepala SMP Jamiyatut Talibin M. Yusuf Hasyim, M.Pd.I merasa bangga melihat anak didiknya berani berinteraksi menggunakan bahasa inggris. Siswa berkomunikasi dengan bule yang selama ini mereka hanya bisa melihat di televisi.

“Semoga semakin memotivasi untuk proses kegiatan belajar ke depan,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?