Daerah Inovasi

Siswa SD Pasangsari Senang Pahami Materi Daring Lewat Video

MAGELANG – Selama masa Belajar di Rumah terkait dengan kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19, guru dituntut berinovasi dalam pemberian tugas. Dengan maksud pembelajaran daring lebih menyenangkan dan bermakna.

Seperti dilakukan oleh guru di SD Negeri Pasangsari Windusari Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

Para siswa kelas 1 tidak hanya diberikan tugas membaca buku materi dengan bantuan orang tua. Namun dengan cara lain yang dapat dipahami siswa. Caranya guru mengunduh video pembelajaran terkait dari YouTube. Kemudian video tersebut dibagikan ke siswa melalui smartphone orang tua siswa.

Wali Kelas 1 SD Pasangsari, Kiromim Baroroh menjelaskan untuk memberi tugas daring tentang Pengamatan Bagian Tumbuhan, dilakukan dengan sebuah video pembelajaran. Melalui video tersebut, siswa seakan dijelaskan langsung oleh gurunya. Kemudian mereka menjawab beberapa pertanyaan atau tugas diberikan ke siswa.

“Ternyata anak-anak dapat mengerjakan tugas dengan baik. Anak-anak dapat menjawab pertanyaan atau menjelaskannya lewat voicenote atau video,” ujarnya, Sabtu (11/4/2020)

Menurut Baroroh, siswa sebanyak 22 anak ini pun melaporkan dengan baik hasil pembelajaran daring menggunakan video tersebut. Bahkan orang tua merasa terbantu dengan adanya video pembelajaran dimaksud.

“Orang tua merasa terbantu dengan penggunaan video pembelajaran daring ini. Para orang tua tidak perlu membacakan atau menjelaskan materi, karena sudah dijelaskan dalam video pembelajaran itu,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala SD Pasangsari, Ambaryati, S.Pd.SD mengatakan pembelajaran dengan video bertujuan agar siswa memahami pengetahuan secara konkrit, tidak verbalisme.

“Sehingga anak tidak hanya membayangkan atau menerka-nerka tentang apa materi yang dijelaskan. Namun siswa bisa melihat langsung, nyata, dan memahaminya,” ungkap Ambaryati.

Dengan adanya pembelajaran daring saat ini, lanjut Ambaryati, guru dituntut lebih kreatif dan inovatif. Sehingga tugas-tugas yang diberikan kepada siswa lebih bervariasi dan tidak membosankan siswa.

“Dengan pembelajaran yang menarik, tentu pemahaman akan membekas pada anak. Maka guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi pelajaran kepada para siswa,” pungkas Ambaryati. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?