Advertorial Inovasi

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kreativitas Pendidik Tetap Dukung Pembelajaran

MAGELANG - Selama wabah Covid-19 masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda mereda, seluruh aktivitas umumnya dilakukan di rumah melalui sistem dalam jaringan (daring). Tak terkecuali pendidikan yang ikut terkena dampak wabah Covid-19. Hal ini tidak menyurutkan semangat belajar-mengajar KB dan TK Kemala Bhayangkari 82 Kota Magelang.

Dengan menggunakan sistem daring, siswa tetap belajar dan mengasah kemampuan akademik maupun non akademik. Didukung kerja kreatif para guru, siswa tetap memperoleh pendidikan yang tepat meski dalam keterbatasan ruang. Kreativitas guru dalam menyajikan kegiatan belajar terus mendukung perkembangan dan menstimulus kecerdasan siswa. Seperti memberikan tugas sesuai dengan tema belajar yang sedianya sudah dirancang.

Kali ini siswa belajar mengenali lingkungan sekitar, yaitu air dan udara. Jika biasanya siswa akan langsung melaksanakan praktik, kali ini sedikit berbeda. Dengan media video, guru akan membuat beberapa bentuk yang menggambarkan air dan udara. Kemudian siswa menyontoh dalam membuat karya, seperti pada video yang dibuat guru.

Untuk menjelaskan kegunaan udara, siswa dikenalkan benda-benda yang berkaitan dengan penggunaan udara pada benda. Seperti untuk ban kendaraan, balon, serta benda lain yang berhubungan dengan udara.

Dalam menerangkan manfaat air, siswa diajarkan dengan praktik langsung. Salah satunya mencuci piring kotor, mandi, minum dan berbagai kegiatan positif lain yang menggunakan air. Tidak lupa dalam kegiatan ini orang tua juga dilibatkan untuk mengawasi siswa saat praktik.

Selain kegiatan di atas, tidak lupa guru juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan selama wabah Covid-19. Disertai pula dengan memberikan pengetahuan tentang keagamaan. Dua hal ini dilakukan secara bersamaan, yaitu dengan mengajarkan praktik berwudhu.

"Seperti yang diajarkan Rasulullah, menjaga kebersihan itu penting. Salah satu yang diajarkan oleh Rasulullah adalah dengan melakukan wudhu sebelum melaksanakan shalat lima waktu," terang Aminah kepala TK Bhayangkari 82 ketika mencontohkan cara berwudhu.

Melalui pembelajaran yang kreatif dan terjangkau dengan keadaan di rumah, siswa tetap dapat belajar dengan baik. Meskipun terdapat berbagai kendala, dengan ketelatenan dan kreativitas guru, kendala tidak akan mengurangi inti dari pendidikan tersebut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?