Pimpinan Perguruan Tinggi dari berbagai daerah saat rapat persiapan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara. Sebanyak 1.000 mahasiswa diharapkan ikut berpartisipasi dalam program tersebut.

Nasional

Dicari 1.000 Mahasiswa untuk Pelayaran Kebangsaan


MAGELANG – Para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dijadwalkan mengikuti Pelayaran Kebangsaan Bela Negara (PKBN) Mahasiswa Indonesia dan Simposium Internasional Kemaritimam. Acara ini dalam rangka mendukung program Nawacita yang akan dilaksanakan pada 15-19 Desember 2017. Untuk simposium kemaritiman dilangsungkan pada 19 Desember 2017.

Kegiatan pelayaran dilaksanakan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh. Dengan rute pelayaran dari Dermaga Ujung, Komando Armada RI Kawasan Timur (Surabaya) menuju Kolinlamil, Komando Armada RI Kawasan Barat (DKI Jakarta).

Kegiatan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara ini diharapkan diikuti oleh 1.000 perwakilan mahasiswa, 100 pendamping mahasiswa dan pimpinan dari Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia. Syarat peserta dalam kegiatan pelayaran kebangsaan bela negara ini adalah, surat keterangan sehat, memiliki orientasi minat kemaritiman/kelautan & cinta bahari, minimal semester III, telah mengikuti mata kuliah Pancasila dan kewarganegaraan.

“Pelaksanaan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara hanya tinggal menghitung hari. Mari kita pastikan masing-masing koordinator mempersiapkannya dengan semaksimal mungkin,” kata Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP saat rapat koordinasi PKBN di Ruang Rapat Rektorat Universitas Tidar Magelang, Jawa Tengah.

Teguh Soedarto memastikan pelayaran kebangsaan yang akan melibatkan kurang lebih 1.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia pada Desember mendatang berlangsung dengan lancar. Dalam rapat ini turut hadir Wakil Ketua Panitia PKBN, Direktur Polimarin, Dr. Srie Tutie Rahayu, M.Si.; Koordinator Wilayah Jawa, Rektor UPN “Veteran” Yogjakarta, Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti, M.Sc. Serta beberapa perwakilan dari Universitas Siliwangi, Universitas Timor, UPN “Veteran” Jakarta dan Polimarin.
Program pelayaran kebangsaan ini merupakan program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dimana sebagian besar panitianya merupakan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB). Meliputi UPN “Veteran” Jawa Timur, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Teuku Umar, Institut Teknologi Kalimantan, UPN “Veteran” Jakarta, Universitas Singaperbangsa Karawang, Untidar, UPN “Veteran” Yogjakarta, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Timor, dan Universitas Musamus.

“Untidar siap berpartisipasi. Banyak mahasiswa yang sudah mendaftar tapi harus kami seleksi terlebih dahulu,” kata Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Program ini bertujuan membangun karakter bangsa. Melalui media Pelayaran Kebangsaan Bela Negara yang diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswi, perwakilan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia, adalah untuk mewujudkan kerja sama antar Perguruan Tinggi dan lintas Kementerian. Secara spesifik memiliki tujuan seperti meningkatkan kesadaran bela negara bagi mahasiswa, membentuk karakter cinta maritim.

Serta membangun kesatuan dan persatuan mahasiswa secara profesional dan meningkatkan wawasan global kemaritiman. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari deklarasi 36 Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) sebagai kampus bela negara di kampus Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Surabaya.

“Diperlukan kondisi fisik dan mental yang prima. Serta kami utamakan mahasiswa dengan prestasi unggul,” kata Rektor Untidar yang juga Koordinator Wilayah Jawa.

Apa Tanggapan Anda ?