Daerah

Mahasiswa Teknik Sipil, Peduli Lingkungan Sekitar

MAGELANG - Menjelang bulan suci Ramadhan, ratusan mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tidar Magelang Jawa Tengah memberikan perhatian khusus ke tempat ibadah. Mereka melaksanakan kegiatan Bakti Sosial “Charity On Identity Civil 3.0”, di masjid sekitar kampus Universitas Tidar. Berbagai kegiatan digelar mulai dari bersih-bersih masjid dan mengajar anak - anak di sekitar masjid.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB, peserta diarahkan menuju masing-masing masjid dengan berjalan kaki. Selanjutnya, pukul 12.00 WIB kegiatan sipil mengajar dimulai, yang didalamnya terdapat games untuk anak-anak. Kegiatan tersebut berakhir pukul 14.30 WIB dan seluruh mahasiswa kembali ke kampus.

Kegiatan ini bertema “Bersihkan Dirimu, Sucikan Hatimu, Melalui Tempat Ibadahmu”. kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan HMTS Untidar dan mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Didalam acara tersebut terdapat beberapa kegiatan. Diantaranya, sipil mengajar, lomba-lomba untuk anak-anak kecil disekitar masjid, membersihkan masjid, serta mengecat masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan dan menjalin solidaritas mahasiswa teknik sipil dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di sekitar kampus.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Serta dapat menumbuhkan rasa sosial dan solidaritas mahasiswa teknik sipil," ujar Annisa’ul, Ketua Pelaksana Charity On Identity 3.0.

Adapun lokasi kegiatan tersebut meliputi 10 Masjid yang ada disekitar kampus Untidar. Antara lain: Masjid Ukhuwah Islamiyah Badakan, Masjid Al Iman Tuguran, Masjid Nurul Huda Potrobangsan, Masjid Baitul Makmur Potrobangsan, Masjid Al Hidayah Potrobangsan, Masjid Shalahuddin Al Ayyubi Potrobangsan, Masjid Isnain Al Hidayah Dumpoh, Mushola An Nur Potrobangsan, Mushola Al Hidayah Dumpoh, dan Mushola At Taqwa Tuguran. Kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir.

Kegiatan ini juga bisa mempererat kekeluargaan sesama mahasiswa serta masyarakat. Diharapkan untuk tahun depan lebih baik dan jangkauannya bisa lebih luas. Itu agar HMTS Untidar sendiri bisa dikenal lebih luas lagi.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan baik dari masyarakat. Acara dinilai bagus, dan warga sangat berterima kasih.

"Tanpa dibersihkan seperti ini tidak akan sebersih ini kalau tidak ada bantuan dari mahasiswa,” kata Rohadi, salah satu takmir masjid Ukhuwah Islamiyah.

Apa Tanggapan Anda ?