Ilustrasi. (sumber: lifehacker.com)

Nasional

Perlu Ada Upaya Sistemik Agar Anak Terhindar Dampak Negatif Gawai

Ads SMK IT Maarif

JAKARTA – Momen Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 masih diwarnai penggunaan gawai oleh anak. Perlu ada upaya meminimalisir dampak negatif bagi anak dari penggunaan teknologi tersebut. Jika tidak terkontrol dalam menggunakannya bisa mengancam masa depan anak.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati menyatakan ada dampak tidak baik yang ditimbulkan dari keberadaan gawai. Mulai akan menjadikan anak asosial, kurang bergerak.

“Hingga menimbulkan efek negatif bagi kesehatan anak," kata Reni.

Disebutkan, tidak sedikit anak-anak melakukan aksi kekerasan karena terinspirasi dari konten yang tersedia di gawai baik melalui game maupun video.

Mantan aktivis HMI ini juga mencatat konten porno juga memungkinkan muncul dari gawai yang dipakai oleh anak-anak. Gawai juga akan mengurangi daya hafal anak-anak.

"Dalam jangka waktu pendek bisa saja tidak akan dirasakan dampak negatifnya, tetapi dalam jangka waktu menengah dan panjang, gawai bakal merusak lahir dan batin bagi anak-anak," ingat Reni.

Ia menyebutkan harus ada upaya sistemik agar tumbuh kembang anak tidak terganggu atas dampak negatif gawai bagi anak-anak. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan kerja sama semua pihak agar anak-anak terhindari dari dampak negatif gawai.

"Langkah sistemik ini membutuhkan peran banyak pihak mulai dari orang tua, sekolah hingga lingkungan tempat tinggal," tegas Reni.

Kendati demikian Reni tidak menampik sisi positif gawai bagi anak. Menurutnya, tidak sedikit konten yang terdapat di gawai juga positif bagi tumbuh kembang anak seperti soal pembelajaran dan hiburan yang edukatif bagi anak.

"Meski harus kita akui, ada juga sisi positif gawai. Namun, penggunaan gawai harus dikelola oleh orang tua serta konten apa saja yang layak dilihat oleh anak-anak," tambah Reni. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata