Daerah

Alumni Smansa Perhatikan Lansia Sebatang Kara

MAGELANG - Momentum Ramadhan kali ini dimanfaatkan betul oleh alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (Smansa) Kota Magelang, Jawa Tengah untuk berbagi. Para alumni membagikan santunan kepada sejumlah lansia yang berada di wilayah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (2/6/2019). Lokasi pembagian santunan ini ditujukan di Desa Kenalan dan Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur.

Ketua Paguyuban Alumni Semansa Kota Magelang lulusan tahun 1995 Gus Tomi mengatakan bahwa, dari data yang telah dihimpun, jumlah lansia yang mengalami kesulitan ekonomi di Kabupaten Magelang sekitar 200 orang.

"Tentunya kami akan memprioritaskan yang benar-benar membutuhkan terlebih dahulu," terang Gus Tomi.

Sebelumnya para alumni telah dibantu oleh tim penggerak PKK kecamatan yang berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk melakukan pendataan. Dari data tersebut, diputuskan terdapat 120 orang yang akan mendapatkan santunan.

Dari data itu, ada beberapa lansia yang sudah diajukan kepada Bupati Magelang untuk menerima bantuan rehab rumah justru tidak mau. Meskipun kondisi rumahnya sudah sangat memprihatinkan.

"Sudah kita ajukan kepada bupati sebelumnya untuk menerima bantuan rehab rumah, anehnya mereka malah tidak mau dan meminta uang harian untuk makan saja," jelas Gus Tomi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Tanti Zaenal Arifin saat memberikan santunan kepada lansia di Dusun Gleyoran, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. foto : Siedoo

Pada kesempatan itu, istri Bupati Magelang dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin, ikut bersama rekan-rekan alumni SMAN 1 (Smansa) Kota Magelang, membagikan santunan kepada sejumlah lansia. Mereka merupakan alumni SMAN 1 Kota Magelang yang lulus tahun 1995.

"Sebelumnya kami juga sering berkomunikasi dan merencanakan reuni perak di tahun 2020. Maka sebagai rangkaian acara reuni perak itu, kami melaksanakan kegiatan berbagi ini," jelas Tanti Zaenal Arifin.

Untuk mempermudah pembagiannya, maka setelah berkoordinasi ditentukanlah lokasi pembagian santunan, di Kecamatan Borobudur, di Desa Kenalan dan Desa Sambeng.

"Yang kita santuni terutama bagi para lansia-lansia yang memang hidup sebatang kara dan kekurangan secara ekonomi," ungkapnya.

Menurutnya, jumlah lansia dengan kondisi ekonomi kurang di Kabupaten Magelang masih sangat banyak. Hal ini disebabkan rata-rata mereka hidup sebatang kara. Kendati demikian, kebanyakan dari mereka juga tidak mau hidup bersama sanak saudaranya.

"Terkadang mereka dengan kondisi fisik yang sudah lemah, masih harus memasak sendiri dan memenuhi kebutuhan hidup sendiri. Dan beberapa hal ada yang bisa tertangani oleh pemerintah dan ada yang memang belum tertangani," jelasnya.  (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?